Selasa, 03 08 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Tokoh Masyarakat Desa Rimpian Apresiasi Pembangunan PKS PT SSS
Minggu, 06-12-2020 - 14:43:12 WIB | Dibaca: 9213
TERKAIT:
 
  • Tokoh Masyarakat Desa Rimpian Apresiasi Pembangunan PKS PT SSS
  •  

    Inhu, Medialaskar.com- Sejumlah Tokoh Masyarakat Desa Rimpian, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menyatakan rasa apresiasi atas berdirinya Pabrik Kelapa Sawit milik PT SSS di desanya.

    Rasa apresiasi yang sangat tinggi itu dinyatakan oleh Tokoh adat Melayu, Zulkifli, yang kerap disapa masyarakat dengan panggilan Datuk Peli, manakala, seperti diketahui adanya pihak tertentu diduga dilatarbelakangi oleh persaingan usaha sejenis, menggugat Pemkab Inhu dengan dalil PKS PT SSS dapat mencemari sungai di wilayah mereka.

    Atas hal itu, Zulkifli kepada awak media ini memaparkan perihal sebenarnya. Bahwa menurutnya sikap penggugat tersebut dirasa tidak sesuai kondisi sebenarnya. Pasalnya belakangan pihak terkait dari Pemkab Inhu dan Anggota DPRD dari Komisi III telah melakukan sidak kelapangan untuk memastikan Informasi sebagaimana digaungkan kelompok penggugat, namun faktanya hasil sidak pun tidak ada menemukan permasalahan terkait dengan izin perusahaan, izin mendirikan, AMDAL, dan lain-lain terkait kewajiban mendirikan perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    "Kami dari 9 desa di Kecamatan Lubuk Batu Jaya ini, dengan di dukung oleh 6 KUD dan puluhan ribu masyarakat sangat senang dan berterimakasih kepada pihak perusahaan yang telah membangun lapangan pekerjaan melalui pendirian PKS PT SSS di Desa Rimpian ini, pihak lain yang menggugat itu tidak ada dasar samasekali, itu persaingan bisnis saja, perusahaan sudah memiliki semua dokumen dan melalui mekanisme yang benar," ungkap Zulkifli saat diwawancara awak media ini.

    Bahkan menurut Datuk Setio Kamaro ini, pihaknya dengan ribuan masyarakat Kecamatan Lubuk Batu Jaya terutama Desa Rimpian, akan bereaksi keras, jika nantinya tindakan para kelompok penggugat tersebut menghambat operasional PKS PT SSS, yang sedianya akan memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan ekonomi khususnya di Desa Rimpian.

    "Ratusan warga Desa ini telah beroleh kesempatan kerja dan masa depan anak-anak muda desa kami pun setidaknya ada harapan untuk bangkit dengan hadirnya perusahaan ditengah-tengah desa kami, selain itu atas berdirinya pabrik ini, jalan dan jembatan yang tadinya sulit dilalui, kini sudah dibangun perusahaan, sehingga Kendaraan besar dan panjang pun bisa lewat," urainya dilansir aktualdetik.com..

    Hal senada itu disampaikan oleh tokoh masyarakat lainya, Syafrianto, selaku tetua di Desa Rimpian, sekaligus didaulat menjadi pengurus di Serikat Pekerja di Perusahaan, merasa sangat aneh dengan keberatan atau gugatan pihak luar dari Desa Rimpian, yang disebutnya sangat tidak masuk akal.

    "Aneh saya rasa tentang yang dilakukan kelompok itu pak, karena setahu saya bahwa PT SSS memiliki kelengkapan dokumen, dan tidak ada hal dilanggar. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan pihak terkait, dan semua masyarakat disini mendukung. Bahkan sangat gembira atas pembangunan pabrik kelapa sawit ini. Karena semua petani sawit di Desa Rimpian dan sekitarnya dapat menjual hasil panennya dengan biaya murah, karena jarak yang sangat dekat," kata Syafrianto.

    Bahkan Syafrianto juga sangat kecewa dengan adanya gugatan pihak desa lain diluar Desa Rimpian yang menggugat Pemkab Inhu terkait penerbitan izin pembangunan pabrik kelapa sawit PT SSS, yang kini sedang berproses di Pengadilan Negeri Rengat.

    "Wah itu, memang benar sangat mengecewakan kami ribuan warga Desa Rimpian ini pak. Kami sangat bertanya-tanya tentang tujuan sebenarnya dari gugatan itu, sebab, sangat aneh kami rasakan. Sementara kami seluruh warga Desa Rimpian sangat mendukung berdirinya PKS PT SSS, karena akan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat di desa ini," ungkap Syafrianto.

    Syafrianto juga secara pribadi menyoroti tentang gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Rengat, pasalnya menurut Syafrianto, dari kesaksian pihak penggugat di pengadilan beberapa waktu lalu, sangat tidak sesuai, dari pernyataan yang disampaikan.

    "Itu soal gugatan sangat aneh bagi kami pak, dari keterangan saksi penggugat saja, terlihat jelas siapa mereka, bukan penduduk Desa Rimpian, dan juga tidak memahami apa tujuan pabrik di didirikan, sehingga kami meminta kepada hakim Ketua pengadilan Negeri Rengat supaya bertindak adil, seadil-adilnya kepada kami puluhan ribu masyarakat Kecamatan Lubuk Batu Jaya, khusunya Desa Rimpian ini," kata Syafrianto.

    Menurut Syafrianto, puluhan ribu masyarakat kini berharap adanya dampak positif dari kehadiran perusahaan PT SSS, karena telah memotong jarak yang jauh bagi petani sawit wilayah tersebut, yang selama ini hari menempuh jarak jauh untuk dapat menjual Kelapa Sawit hasil panen petani kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Inhu.

    **



     
    Berita Lainnya :
  • Tokoh Masyarakat Desa Rimpian Apresiasi Pembangunan PKS PT SSS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    03 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved