Selasa, 26 Januari 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Diduga Aniaya Anak Didik, Oknum Guru di Karimun Diamankan Polisi
Kamis, 07-01-2021 - 14:30:00 WIB | Dibaca: 784
Polres Karimun menggelar konferensi pers terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak. (Foto; Medialaskar/Humas Polres Karimun)
TERKAIT:
 
  • Diduga Aniaya Anak Didik, Oknum Guru di Karimun Diamankan Polisi
  •  

    Karimun, Medialaskar.com – Aparat Polres Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan salah satu oknum guru berinisial Z Alias AA. Pelaku diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang muridnya yang masih di bawah umur berinisial IK (15) di salah satu pesantren yang ada di Pulau Moro, Kabupaten Karimun pada Desember 2020 lalu.

    Dugaan penganiayaan ini terjadi lantaran sang murid tidak menghafal tugas 1 Juz Alquran dengan lancar yang diberikan pelaku (sang guru).

    “Kasus tindak kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polres Karimun diketahui setelah adanya informasi melalui media sosial. Dan kemudian dilakukan penyilidikan, sehingga didapatkan fakta kasus kekerasan dugaan penganiayaan tersebut,” ungkap Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, S.IK didampingi Kasat Reskrim, Kapolsek Moro dan Paur Humas Polres Karimun dalam acara konferensi pers, Kamis (7/1/2021) di Mapolres Karimun.

    Dikatakan Kapolres Karimun, pelaku merasa kesal karena anak didiknya tidak bisa menghafal Alquran, lalu mencambuk korban dengan menggunakan potongan kabel listrik sepanjang 150 cm sebanyak 10 kali ke tubuh korban dan juga mengenai leher korban.

    "Akibat cambukan tersebut, korban mengalami luka di sekujur tubuh yang cukup parah dan cambukan tersebut mengenai leher korban. Korban sampai saat ini masih dalam kondisi trauma,” imbuh M. Adenan.

    “Barang bukti yang kita amankan dari kejadian tersebut, satu utas potongan kabel listrik yang digunakan pelaku dan satu helai baju korban,” sambungnya.

    Atas tindakannya, pelaku dikenakan Pasal 80 Ayat (1) Ayat (2) UU RI Nomor: 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000.

    **red/sunar



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Aniaya Anak Didik, Oknum Guru di Karimun Diamankan Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    07 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved