Jum'at, 03 Juli 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Distributor: Ada Apa dengan Minuman yang Saya Bawa?
Ribuan Kaleng Miras Beralkohol Merek Carlsberg "Banjiri" Karimun
Selasa, 14-01-2020 - 16:20:00 WIB | Dibaca: 6160
Miras beralkohol merk Carlsberg milik Owen di gudang Jl. Pelipit,Tanjung Balai Karimun. (Foto: Medialaskar/Sunar)
TERKAIT:
 
  • Ribuan Kaleng Miras Beralkohol Merek Carlsberg "Banjiri" Karimun
  •  

    Karimun, Medialaskar.com - Ribuan kaleng minuman keras (miras) beralkohol merek Carlsberg masuk ke wilayah Karimun.

    Owen selaku distributor tunggal miras merek Carlsberg tersebut ketika dikonfirmasi mengakui, ribuan kaleng miras beralkohol merek Carlsberg yang ditimbun di gudang ruko Jalan Pelipit, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun tersebut adalah miliknya.

    "Miras merek Carlsberg yang saya bawa itu ada suratnya alias resmi, produksi dari dalam. Ada apa dengan minuman yang saya bawa?,” terang Owen balik bertanya kepada awak media ini, Selasa (14/1/2020) saat dikonfirmasi via telepon selulernya.

    Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean (TMP) B Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Bagus Hariadi mengatakan, ribuan kaleng miras beralkohol merek Carlsberg yang masuk wilayah Karimun itu merupakan produk dalam negeri.

    "Info yang saya dapat Itu produk lokal yang diproduksi PT Delta Djakarta, bukan miras impor,” kata Bagus Hariadi melalui pesan Whatsapp ketika dikonfirmasi awak media.

    Menanggapi masuknya miras beralkohol merek Carlsberg yang “membanjiri” wilayah Karimun, Ketua Investigasi Lembaga Reclassering Indonesia (LRI) Komisariat Wilayah (Komwil) Provinsi Kepri, R. Harry meminta kepada aparat berwenang untuk mengecek kebenarannya, terutama perizinan yang dimiliki distributor pengedar miras yang ada di wilayah Karimun.

    "Pihak instansi terkait, khususnya Bea dan Cukai Karimun harus lebih meningkatkan dalam melaksanakan pengawasan dan pengecekan di lapangan,” pinta Harry.

    Dikatakan R. Harry, pihak aparat juga harus menindak tegas apabila izin yang dimiliki oleh dustributor tersebut tidak sesuai, termasuk perizinan gudang penimbunan miras. "Maraknya peredaran miras di wilayah Karimun harus ada batasan, bila perlu ditiadakan mengingat slogan Karimun adalah Negeri Bumi Berazam,” pinta R. Harry tegas.

    **red/sunar



     
    Berita Lainnya :
  • Ribuan Kaleng Miras Beralkohol Merek Carlsberg "Banjiri" Karimun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved