Sabtu, 15 Desember 2018
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
Sabtu, 11-08-2018 - 19:21:06 WIB | Dibaca: 120399
Rokok ilegal produksi Batam marak beredar di wilayah Karimun. (Foto: Medialaskar/Sunar)
TERKAIT:
 
  • Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
  •  

    Karimun, Medialaskar.com - Sebagian wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyandang predikat Free Trade Zone (FTZ) alias Kawasan Bebas terhadap barang-barang yang masuk tanpa dikenai pajak.

    Aturannya, barang yang masuk ke wilayah FTZ itu sesuai dengan kuota yang telah ditentukan oleh Badan Penguasaan Kawasan ( BPK ) Karimun.

    Kurangnya pengawasan terhadap barang-barang yang masuk ke wilayah Karimun oleh instansi terkait, membuat barang bebas kawasan marak beredar melebihi kuota yang ditentukan.
    Hasil investigasi di lapangan, hingga saat ini sering ditemukan produk rokok kawasan bebas banyak beredar di wilayah Karimun. Bahkan ditemukan rokok khusus kawasan bebas Batam dan Bintan marak, padahal seharusnya pemasarannya di area wilayah tersebut namun juga beredar di wilayah Karimun.

    Bagian Pengawasan Barang Masuk ke Wilayah FTZ, Badan Pengawasan Kawasan (BPK) Kabupaten Karimun, Yan Indra ketika dikonfirmasi beberapa hari lalu via selulernya mengatakan, pihaknya akan melakukan sweeping ke setiap kedai yang menjual rokok tersebut di luar wilayah FTZ.

    "Jika ada laporan dari warga, kami akan tindak lanjuti,” tegasnya.

    Menanggapi maraknya rokok bebas kawasan yang beredar di wilayah Karimun, Ketua Lembaga Sosial Masyarakat Asli Karimun Maju (LSM-AKM) Kabupaten Karimun, Rahimat Azhar menilai, instansi terkait yang mempunyai wewenang di bidang Pengawasan terlalu lemah terhadap barang masuk di area kawasan bebas yang diduga telah melebihi kuota yang telah ditentukan terutama Badan Pengawas Kawasan (BPK) Kabupaten Karimun.

    "Seharusnya, Bagian Pengawasan BPK Karimun harus proaktif turun ke lapangan dan memberikan sanksi tegas kepada distributor barang bebas kawasan yang masuk ke wilayah FTZ agar sesuai kuota, khususnya rokok bebas kawasan,” pinta Rahimat saat dimintai tanggapannya.

    **red/sunar



     
    Berita Lainnya :
  • Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    05 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    06 Jenguk Korban Begal, Bupati Kuansing Minta Pelaku Dihukum Setimpal
    07 Tanpa Pengawasan, Puluhan Kardus Rokok Diduga Ilegal Dibongkar di Jalan Coastal Area
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved