Rabu, 17 Juli 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Minta Percepatan Regulasi Labuh Jangkar, Nurdin “Curhat” ke Dirjen Hubla
Minggu, 07-07-2019 - 20:30:00 WIB | Dibaca: 784
Foto: Medialaskar/Alias
TERKAIT:
 
  • Minta Percepatan Regulasi Labuh Jangkar, Nurdin “Curhat” ke Dirjen Hubla
  •  

    Kepri, Medialaskar.com – Lawatan Dirjen Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan RI, Agus Purnomo ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (5/7/2019) lalu dimanfaatkan Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun untuk menyampaikan keluh kesahnya kepada Dirjen Hubla.

    Dalam curahan hatinya, Gubernur Nurdin menceritakan masih minimnya pendapatan untuk Kepri dari sektor kemaritiman, terutama labuh jangkar. Nurdin berharap regulasi terkait hal itu dipercepat, sehingga Kepri yang berbatasan dengan negara asing memperoleh penghasilan dari lautnya yang luas.

    “Kita ingin sektor ini memberi manfaat besar bagi masyarakat Kepri. Penghasilan dari labuh jangkar misalnya dapat mendukung pembangunan banyak sektor,” kata Nurdin di sela-sela kunjungan ke beberapa tempat bersama Dirjen Hubla.

    Setelah kunjungannya ke Lingga, Kamis (4/7/2019) Nurdin langsung bergerak ke Karimun. Sesampai di Karimun, menjelang tengah malam, ratusan jamaah Masjid Baiturrahman masih menunggu Gubernur Kepri untuk halalbihalal, dan selanjutnya Jumat pagi, Nurdin kembali ke Batam untuk mendampingi Dirjen melakukan perjalanan laut ke Karimun, melihat potensi besar kemaritiman Kepri.

    Selain soal labuh jangkar, kepada Dirjen Hubla Nurdin menyampaikan tentang pelabuhan bongkar muat Batu Ampar, Batam, pelabuhan Pelni Karimun dan Pelabuhan Domestik Tanjungpinang, terutama tentang peningkatan kualitas dan kapasitas sehingga bongkar muat barang semakin lancar dan murah didukung sektor pariwisata yang terus dikembangkan. “Misalnya Pelindo tak mau memperbaharui, mungkin bisa diserahkan ke pihak swasta,” kata Nurdin.

    Selama di Karimun, Nurdin mendampingi Agus meninjau sejumlah lokasi, diantaranya kawasan coastal area, yang akan tumbuh sebagai wajah baru Karimun. Termasuk pembangunan infrastruktur kepelabuhanannya. Demikian juga dengan pelabuhan roro dan bongkar muat Paret Rampak, PT MOS, dan lainnya.

    Setelah keliling Karimun, Agus melihat potensi besar untuk kemajuan Kepri. Menurut Agus, memang baru dibangun sejumlah infrastruktur yang memadai di Karimun. “Apalagi kawasan itu berdekatan dengan Malaysia dan Singapura, jadi memang harus dibangun,” kata Agus yakin.

    Sementara tentang labuh jangkar, Agus belum bisa menjanjikan banyak hal untuk Kepri. Karena, kata Agus, ke depan masih banyak hal yang harus dibenahi. “Termasuk regulasi-regulasinya. Karena kalau tidak dibenahi, kita tidak kompetitif,” kata mantan Dirut PT Inka ini.

    Agus menambahkan, percuma dibuka ships to ships, labuh jangkar dan sebagainya kalau tidak kompetitif. “Nanti nilai ekonominya juga akan menjadi kurang. Jadi harus kita atur biar kompetitif. Dan akan banyak kolaborasi ke depannya,” kata Agus.

    **red/alias



     
    Berita Lainnya :
  • Minta Percepatan Regulasi Labuh Jangkar, Nurdin “Curhat” ke Dirjen Hubla
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
    07 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved