Kamis, 21 November 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
Jumat, 01-03-2019 - 15:15:15 WIB | Dibaca: 130371
Foto: Medialaskar/Int
TERKAIT:
 
  • Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
  •  

    Tanjungpinang, Medialaskar.com - Maraknya peredaran rokok ilegal di zona terlarang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), khususnya di Kota Tanjungpinang berhasil diungkap jajaran Bea Cukai setempat.

    Salah satu tokoh masyarakat Kota Tanjungpinang, Masruddin saat berbincang dengan Medialaskar.com, Jumat (1/3/2019) mengatakan, terkait maraknya peredaran rokokilegal di zona terlarang, pihak Bea Cukai sudah seharusnya segera mengambil tindakan tegas.

    “Peredaran rokok ilegal di zona terlarang Provinsi Kepri khususnya Kota Tanjungpinang merupakan tanggung jawab Bea Cukai,” kata Masruddin.

    Menurut Masruddin, pihak Bea Cukai memiliki otoritas pengawasan dan penangkapan jika ada rokok tersebut beredar di luar zona FTZ sendiri.

    Berdasarkan penelusuran awak media, sejumlah pedagang di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri membeli rokok itu secara eceran dari agen rokok di sekitar kawasan pasar Kota Tanjungpinang.

    “Di sekitar kawasan ini ada tiga agen rokok tanpa cukai dan bebas beredar, salah satunya rokok merek Rekso, UN, Luffman, Gudang Baru. Rokok Rekso sekarang ini dijual mencapai Rp10.000 per bungkus. Sementara kawasan tersebut termasuk salah satu kawasan non FTZ,” bebernya.

    Sedangkan rokok Luffman yang tidak memiliki pita cukai, sambung Masruddin, dijual dengan harga Rp7.000 dan UN perbungkusnya Rp10.000. “Seharusnya rokok kawasan bebas ini tidak bisa dijual atau Free Trade Zone (FTZ), tetapi hanya bisa dijual di Kota Batam, Bintan, Karimun, sekarang sudah beredar luas di kota Tanjungpinang,” imbuhnya.

    Sementara di sejumlah supermarket dan ratusan pedagang eceran di Tanjungpinang, rokok tersebut dijual dengan harga melambung tinggi. “Kemana  pihak Bea Cukai Kota Tanjungpinang, sehingga rokok tanpa cukai bebas dijual tanpa ada pengawasan,” katanya kesal.

    Sejumlah rokok kawasan bebas ini, tambahnya, didistribusikan dari Batam ke gudang rokok di kawasan bebas di Dompak dan Senggarang dan beredar hingga ke Kota Tanjungpinang.

    **red/alias



     
    Berita Lainnya :
  • Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    06 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved