Kamis, 22 Oktober 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Antisipasi Bencana Banjir, Pemkab Pessel Normalisasi Empat Aliran Sungai
Jumat, 12-01-2018 - 00:05:01 WIB | Dibaca: 23258
foto: pemkab pessel

TERKAIT:
 
 

Pessel | Medialaskar.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat melakukan pengendalian empat aliran sungai besar di daerah ini dalam program normalisasi tahun 2018 ini. Langkah itu dilakukan untuk menjawab kecemasan warga terhadap ancaman banjir yang ditimbulkan oleh luapan sungai, karena mengalami pendangkalan dan juga berbelok.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pessel, Doni Gusrizal mengatakan, empat aliran sungai besar yang akan dinormalisasi itu tersebar di empat kecamatan.

"Empat aliran sungai yang dijadikan sebagai prioritas penanganan melalui normalisasi itu diantaranya, Sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Sungai Batang Limpaso di Kecamatan Batang Kapas, Sungai Batang Tali Bandar Hulu Tabek di Kecamatan IV Jurai dan Sungai Batang Tapan di Kecamatan Basa Ampek Balai. Melalui normalisasi ini, maka secara bertahap kecemasan masyarakat terhadap ancaman banjir yang diakibatkan oleh aliran sungai yang kritis itu, bisa terjawab," kata Doni Gusrizal, Kamis (11/1/2018).

Dijelaskanya, kegiatan normalisasi pada empat aliran sungai pada titik-titik yang dinilai rawan itu, dilaksanakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018. "Anggaran normalisasi pada empat aliran sungai ini, bersumber dari APBD Kabupaten Pessel tahun 2018, dengan dana masing-masing Rp 150 juta," jelasnya.

Ditambahkanya, selain normalisasi sungai, tahun 2018 ini PSDA Pessel juga melaksanakan pengerjaan pemasangan pengaman pantai dengan batu jeti dengan anggaran Rp 3,9 Miliar melalui APBN, serta 20 kegiatan pengamanan tebing sungai melalui pembuatan beronjong pada 15 Kecamatan dengan masing-masing Rp 150 juta.

"Jika ditotal anggaran PSDA Pessel tahun 2018 ini untuk menunjang beberapa kegiatan yang akan dilakukan mencapai Rp 23.064 miliar, termasuk juga pengerjaan pengamanan tebing di Nagari Kotoranah Kecamatan Bayang Utara Rp 913 juta. Selain itu, Pessel juga dibantu dengan anggaran DAK Rp 7,44 miliar untuk pengerjaan pengamanan tebing itu di 9 lokasi," ujar Doni lagi.
Dia juga menjelaskan bahwa untuk proses tender, pihaknya saat ini tengah dalam tahapan pra lelang di ULP Pessel.

"Jika dibanding tahun 2017, anggaran PSDA memang mengalami penurunan, karena tahun lalu itu, anggaran untuk menunjang berbagai kegiatan fisik tersebut sebesar Rp 43 miliar, dan DAK sebesar Rp 13,4 miliar pula. Dengan terjadinya pengurangan, sehingga dalam melaksanakan kegiatan di lapangan lebih mengutamakan yang prioritas dan yang membutuhkan penanganan cepat," katanya mengakhiri.

**red/kel/pemkab pessel



 
Berita Lainnya :
  • Antisipasi Bencana Banjir, Pemkab Pessel Normalisasi Empat Aliran Sungai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    04 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    05 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    06 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    07 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved