Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Respon Pengaduan Masyarakat, DPRD Karimun Panggil Manajemen PT KG
Rabu, 11-03-2020 - 14:05:00 WIB | Dibaca: 7504
Hearing Komisi III DPRD Karimun dengan pihak PT. KG terkait pengaduan aduan masyarakat Pasir Panjang, khususnya warga yang terkena dampak zona IUP. (Foto: Medialaskar/Sunar)
TERKAIT:
 
  • Respon Pengaduan Masyarakat, DPRD Karimun Panggil Manajemen PT KG
  •  

    Karimun, Medialaskar.com – Terkait adanya pengaduan masyarakat yang terimbas akibat perluasan area tambang hingga ke pemukiman masyarakat Kelurahan Pasir Panjang, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan dengar pendapat (hearing) dengan PT Karimun Granit (KG), Selasa (10/3/2020) kemarin.

    Hearing yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Karimun, Rasno didampingi Ketua Komisi III Ady Hermawan beserta anggota tersebut berlangsung alot dan menegangkan, namun dalam suasana aman dan kondusif.

    "Hearing terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT KG yang masuk ke dalam zona pemukiman warga," ujar Wakil Ketua II DPRD Karimun, Rasno.

    Dalam kesempatan itu, Rasno meminta kepada Manajemen PT KG agar mengakomodir apa yang menjadi permintaan warga, supaya pada pelaksanaan sidang Amdal mendatang, pemukiman warga dikeluarkan dari IUP sesuai dengan permintaan warga.

    Namun pihak Manajemen PT KG belum bisa memutuskan. “Kami harus melakukan koordinasi terlebih dahulu,” kata Manajemen PT KG.

    Di tempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD Karimun, Ady Hermawan meminta pihak manajemen PT KG untuk segera menyelesikan permasalahan ini.

    Politisi Partai Hanura ini juga meminta kuasa hukum masyarakat Kelurahan Pasir Panjang yang terkena dampak supaya mempersiapkan data-data pendukung sebagai bahan rekomendasi ke pusat. "Siapkan data sebagai bahan dukungan rekomendasi ke Kementerian KLH di Jakarta,” pinta Ady Hermawan.

    Sementara itu, kuasa hukum masyarakat Pasir Panjang khususnya yang terimbas dampak zona IUP PT Karimun Granit, Edwar Kelvin, SH, menilai hearing yang digelar Komisi III DPRD Karimun belum menemukan kesepakatan.

    "Hearing tersebut masih sebatas menunggu rekomendasi dari DPRD ke Kementerian Kehutanan, Lingkungan Hidup dan ESDM RI di Jakarta,” sebut Edwar Kelvin, SH.

    Namun demikian, sambung Edwar, pihaknya bersama masyarakat akan terus melakukan musyawarah terkait apa langkah selanjutnya.

    Diketahui, PT Karimun Granit merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tambang granit dan area tambangnya berada di lokasi Gunung Jantan-Gunung Betina di wilayah Karimun.

    **red/sunar



     
    Berita Lainnya :
  • Respon Pengaduan Masyarakat, DPRD Karimun Panggil Manajemen PT KG
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved