Selasa, 26 Januari 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
DPR Minta Polisi Antisipasi Pergerakan Terorisme dari Jawa ke Sumatera
Selasa, 15-12-2020 - 13:57:12 WIB | Dibaca: 2202
TERKAIT:
 
  • DPR Minta Polisi Antisipasi Pergerakan Terorisme dari Jawa ke Sumatera
  •  

    Jakarta, Medialaskar.com- Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, mengatakan, ancaman pergerakan jaringan terorisme di Pulau Sumatera ini dianggap sangat serius. Maka meminta aparat kepolisian mengantisipasi pergeseran pergerakan jaringan terorisme itu dari wilayah Pulau Jawa ke Sumatera.

    Menurutnya, kepolisian harus memperketat pintu masuk ke pulau Sumatera, terlebih untuk lalu lintas masuk orang dan barang yang menghubungkan setiap provinsi, baik darat, laut dan udara. Hal ini penting demi menutup kemungkinan peluang terjadinya pergeseran para pelaku terorisme berpindah masuk ke Sumatera.

    "Ancaman bahaya terorisme di pulau Sumatera saat ini dipandang serius. Karenanya Kepolisian harus bertindak mengantisipasi kemungkinan adanya pergeseran para pelaku terorisme, berpindah dari pulau Jawa masuk ke Sumatera," kata Aziz, kepada wartawan, dilansir cakaplah.com.

    Pernyataan itu ditegaskannya berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Sepanjang tahun 2020 ini terdapat sebanyak 232 tersangka teroris yang berhasil ditangkap Densus 88 Anti Teror. Dimana dari jumlah itu 72 orang tersangka teroris diantaranya ditangkap pada empat provinsi di pulau Sumatera yakni Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau dan Lampung.

    Ditambah lagi dengan pengungkapan sebanyak 4.000 kotak amal yang tersebar di berbagai minimarket di Provinsi Lampung. Kotak amal itu diduga digunakan untuk pendanaan dan pelatihan jaringan terorisme. Fakta-fakta tersebut dipandang menjadi salah satu bukti nyata ancaman terorisme di wilayah Sumatera.

    "Dengan jumlah penangkapan tersangka pelaku terorisme yang terjadi selama tahun 2020 di Sumatera. Serta ditambah lagi pengungkapan 4,000 kotak amal yang diduga digunakan untuk pendanaan pelatihan terorisme di Lampung, artinya ancaman ini sangat serius dan harus segera ditindak cepat," pukas Politisi Golkar ini.

    Selain itu, menurut Aziz Syamsuddin, jelang Natal dan Tahun Baru 2021 ini aparat keamanan harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama pada masyarakat non muslim yang ingin melakukan ibadah serta perayaan natal dan tahun baru nantinya.

    **



     
    Berita Lainnya :
  • DPR Minta Polisi Antisipasi Pergerakan Terorisme dari Jawa ke Sumatera
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    07 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved