Sabtu, 24 Oktober 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Tak Merata, Minta Pemerintah Lakukan Penanganan Cepat Penyaluran Kuota Internet Pelajar
Jumat, 16-10-2020 - 11:31:12 WIB | Dibaca: 981
TERKAIT:
 
  • Tak Merata, Minta Pemerintah Lakukan Penanganan Cepat Penyaluran Kuota Internet Pelajar
  •  

    Jakarta, Medialaskar.com-  Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menemukan masih banyak pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga menengah di sejumlah daerah yang belum mendapatkan kuota internet dari pemerintah untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ).

    Karena itu, pemerintah diminta untuk melakukan penanganan cepat guna mengetahui kendala penyebab kondisi tersebut, sehingga penyaluran dapat terjadi secara merata.

    "Mendorong pemerintah melakukan penelusuran dan memastikan proses penyaluran kuota internet, sehingga dapat diketahui hambatan atau kendala yang terjadi di lapangan agar penanganan dapat lebih cepat dilakukan. Hal ini mengingat proses belajar mengajar dengan sistem PJJ harus tetap berjalan," kata Bamsoet, dalam keterangannya, Kamis (15/10/20) di Jakarta.

    Menurut Bamsoet, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) harus segera bekerja sama dengan pihak sekolah atau perguruan tinggi melakukan pengecekan secara komprehensif terhadap data penerima kuota internet. Hal ini guna memastikan seluruh siswa, guru, mahasiswa, hingga dosen mendapatkan kuota internet sebagai penunjang PJJ.

    Selain itu, Bamsoet berharap setiap pemerintah dapat melakukan inovasi masing-masing, seperti halnya Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah yang mendirikan sekolah virtual terhadap anak kurang mampu.

    "Masing-masing Pemerintah Daerah harusnya menciptakan inovasi masing-masing dalam hal mendukung proses PJJ ini. Sehingga anak tetap bisa belajar dari rumah dengan keterjaminan kuota dan kelengkapan pembelajaran sistem PJJ lainnya, seperti laptop maupun gawai," ujarnya dilansir cakaplah.com.

    Pemerintah Pusat maupun Pemda juga harus memberi perhatian khusus kepada siswa dan guru yang berada di daerah belum terjangkau jaringan internet. Kemendikbud harus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk meminta provider telepon seluler membuat jaringan sinyal internet atau base transiver system (BTS).

    "Sehingga daerah tersebut juga bisa mengikuti pembelajaran dengan sistem PJJ dan dapat memanfaatkan kuota internet yang diberikan pemerintah," terangnya.

    **



     
    Berita Lainnya :
  • Tak Merata, Minta Pemerintah Lakukan Penanganan Cepat Penyaluran Kuota Internet Pelajar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    04 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    05 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    06 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    07 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved