Minggu, 28 November 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Kejari Meranti Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Mekong
Rabu, 02-09-2020 - 10:34:12 WIB | Dibaca: 15149

TERKAIT:
 
  • Kejari Meranti Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Mekong
  •  

    Meranti, Medialaskar.com- Penanganan kasus dugaan penyelewenganya dana Desa Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat sudah lama tidak terdengar. Tapi, di Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti menanggani kasus menyebutkan sudah masuk ke tahap penyidikan. Hanya saja, ketetapan tersangka belum ada.

    “Kasus dugaan korupsi dana Desa Mekong tahun 2015 sudah masuk proses penyidikan sejak Juli 2019 silam,” kata Kepala Seksi Intelijen, Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Hamiko, SH, Selasa (1/9/20) kepada wartawan.

    Meningkatnya perkembangan kasus ke tahap penyidikan ini, lanjutnya, setelah pihaknya memeriksa puluhan saksi dan menemukan alat bukti yang cukup dan mengarah kepada unsur kerugian negara.

    “Dari pemeriksaan itu sudah ada kita temukan alat bukti, makanya kasus tersebut kita nyatakan naik status menjadi penyidikan,” lanjutnya.

    Kendati demikian, penetapan tersangka dalam kasus ini belum bisa dilakukan. Hamiko beralasan, pihaknya masih harus menunggu proses penghitungan kerugian yang dilakukan oleh saksi ahli.

    “Kita sedang menunggu penghitungan berapa kerugian negara ditimbulkannya. Endingnya itu ada dua kalau ditemukan maka akan dilanjutkan di persidangan. Kalau tidak bisa dipertanggungjawab, ya tentu kuasa pengguna anggaran nanti akan menjadi tersangka. Dan jika tidak ditemukan tentu kasus ini akan di SP3 kan,” ujarnya dilansir segmennews.com.

    Diceritakan Hamiko, kasus ini sudah sempat ditangani, namun dikarenakan terkendala oleh faktor teknis sehingga kasus ini diperam bagaikan Pekasam.

    “Ada faktor-faktor teknis seperti penggantian pejabat yang membuat penanganan kasus ini menjadi terhambat. Kasus ini sempat ditangani oleh Kasi Pidsus yang lama, Pak Robi Prasetya dan sudah ada hasil sementaranya, namun setelah dia pindah, kasus ini tertera di register. Dimasa Kasi Pidsus yang baru, oleh Ibu Anom, kasus ini dilanjutkan lagi dengan memanggil kembali para saksi,” kata Hamiko.

    Lebih jauh diceritakan jika kasus tersebut setelah melalui proses pemeriksaan ditemukan dugaan
    maladministrasi. Dikatakan tindakan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain.

    “Dalam kasus pengelolaan dan laporan keuangan Desa Mekong ini ditemukan dugaan maladministrasi. Selain itu dalam laporannya tidak hanya ditemukan penyalahgunaan dalam belanja rumah tangga tetapi juga didalam kegiatan pembangunan juga,” pungkas Hamiko.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Kejari Meranti Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Mekong
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    03 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved