Rabu, 15 Juli 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
ADVERTORIAL DPRD KEPULAUAN MERANTI
Pertanyakan Alokasi Anggaran, Komisi II DPRD Meranti Berkonsultasi ke Bappeda Litbang Riau
Jumat, 31-01-2020 - 20:03:00 WIB | Dibaca: 4592
Foto: Medialaskar/Selamat SM
TERKAIT:
 
  • Pertanyakan Alokasi Anggaran, Komisi II DPRD Meranti Berkonsultasi ke Bappeda Litbang Riau
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com – Dalam rangka mempertanyakan perencanaan dan alokasi anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020 dan 2021, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan kunjungan Konsultasi Ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Provinsi Riau di Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Kamis (30/01/2020) kemarin.

    Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti Taufiek, SM. Ikut serta bersama rombongan yakni Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti Iskandar Budiman, SE, Sekretaris Komisi II Tengku M. Nasir, Anggota Komisi II Fauzi Hasan, SE, Pandumaan Siregar, SP, Basiran, SE, MM, Muhammad Syafii, H. Hatta, Dedi Yuhara Lubis, Sekretaris DPRD Eri Suhairi serta Kabag Keuangan Sugiatsih, SE. Dari BAPPEDA Kabupaten Kepulauan Meranti ikut mendampingi Kepala Bidang Perencanaan, M. Sakinul Wadi, S.Hi.



    Wakil Ketua Komisi II Taufiek, SM menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka mengetahui Alokasi Anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020 dan Tahun 2021.

    "Kita ingin mengetahui program-program apa saja yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada Tahun 2020 ini,” ujar Taufiek menjelaskan.

    Menurut Taufiek, selain program Tahun 2020, perencanaan program di Tahun 2021 juga harus menjadi perhatian dari Bappeda Litbang Provinsi Riau.

    "Selama ini Kabupaten Kepulauan Meranti setiap tahunnya terabaikan dan seperti dianaktirikan dan kurang mendapat perhatian dibanding kabupaten lain di Provinsi Riau. Hal tersebut dibuktikan dengan alokasi anggaran yang sedikit dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Riau,” katanya.

    Taufiek berharap agar Pemprov Riau tidak mengalokasikan anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti hanya berbentuk DED atau perencanaan saja, tapi bagaimana DED atau perencanaan tersebut benar-benar dilaksanakan secara nyata. Selain infrastruktur, bantuan di sektor pertanian, perkebunan, pendidikan serta kesehatan juga harus menjadi prioritas untuk Kabupaten Kepulauan Meranti.



    Di tempat yang sama, anggota Komisi II Fauzi Hasan, SE juga berharap Bappeda Litbang Provinsi Riau dapat memetakan prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan baik.

    "Kita mau pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau harus fokus. Pembangunan Jalan Kampung Balak-Alai-Selatpanjang yang sudah direncanakan dan terbengkalai saat ini harus menjadi prioritas,” ujar Ketua DPRD Kepulauan Meranti Periode 2014-2019 ini.

    Hal senada juga disampaikan anggota Komisi II Basiran, SE, MM. Menurutnya, pembangunan jalan Kampung Balak-Alai-Selatpanjang harus segera dilaksanakan untuk membuka akses dan perputaran ekonomi masyarakat.

    "Saya kira beberapa bagian jalan yang menjadi masalah bisa dikaji dan diselesaikan,” ujar politisi Partai Gerindra ini.



    Sementara itu, Kepala Bidang I Bappeda Litbang Provinsi Riau, Andi Ista Tutih yang membidangi perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, menyampaikan bahwa pihaknya mempunyai semangat yang sama dalam upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

    Andi Ista Putih juga menjelaskan bahwa alokasi anggaran ke Kabupaten Kota disusun berdasarkan kebutuhan dan prioritas bukan hanya presentasi.

    "Kita selalu berkomitmen untuk membantu Pemerintah Daerah dalam upaya keberlanjutan pembangunan. Apa yang sudah disampaikan secara lisan nantinya harus diterjemahkan kedalam tulisan untuk ditindaklanjuti sesuai tahapan perencanaan,” ungkap Andi menambahkan.

    Menurutnya, alokasi anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020 masih diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur dan Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk membayar gaji guru dan bidang-bidang lainnya.

    **red/adv



     
    Berita Lainnya :
  • Pertanyakan Alokasi Anggaran, Komisi II DPRD Meranti Berkonsultasi ke Bappeda Litbang Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved