Selasa, 07 Juli 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Terkait Dugaan Penjualan Kendaraan Dinas, Camat Merbau Kesal dengan Ulah Oknum Mantan Kades Lukit
Senin, 24-06-2019 - 11:30:00 WIB | Dibaca: 13328
Camat Merbau, Wan Fakhriarmi, S.Sos
TERKAIT:
 
  • Terkait Dugaan Penjualan Kendaraan Dinas, Camat Merbau Kesal dengan Ulah Oknum Mantan Kades Lukit
  •  

    Meranti, Medialaskar.com - Terkait ulah oknum mantan Kepala Desa (Kades) Lukit periode 2011-2017, ED yang diduga telah menjual sepeda motor dinas merek Yamaha Vixion kepada AZ, Camat Merbau, Wan Fakhriarmi, S.Sos angkat bicara.

    Camat Merbau, Wan Fakhriarmi, S.Sos kepada Medialaskar.com melalui sambungan selulernya, Senin (24/6/2019) mengungkapkan, dirinya sangat kesal dengan ulah oknum mantan Kades Lukit tersebut seraya berharap oknum tersebut segera menyelesaikan permasalahan ini.

    "Itukan merupakan aset negara, seharusnya dijaga dan jika telah habis jabatan wajib dikembalikan ke Pemerintah Desa saat ini, bukan malah dijual,” tegas orang nomor satu di Kecamatan Merbau itu.

    Selain itu, Camat Merbau juga mengingatkan kepada seluruh Kades di Kecamatan Merbau agar menjadikan hal ini pelajaran bersama, jika sudah habis jabatan masing-masing segera serahkan semua aset negara kepada pemerintahan desa yang baru tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedepan.

    "Mudah-mudahan permasalahan ini cepat selesai dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” pungkas Camat Wan Fakhriarmi.

    Sebagaimana diberitakan Medialaskar.com sebelumnya tanggal 22 Juni 2019 bahwa sepeda motor milik pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diduga dijual kepada salah seorang warga desa Lukit berinisial AZ. Hal ini terungkap berdasarkan informasi dari warga Desa Lukit itu sendiri.

    Informasi yang berhasil dihimpun, bahwa oknum mantan Kepala Desa itu tidak pernah melakukan serah terima aset kepada pemerintah desa yang baru selaku penggantinya.

    Dari hasil penelusuran wartawan baru-baru ini, saat menemui pembeli sepeda motor tersebut dirinya mengaku semulanya dirinya tidak tahu bahwa sepeda motor tersebut adalah milik pemerintah.

    “Honda itu dijual sama saya dengan harga Rp6 juta bang. Namun demikian baru saya bayar Rp4 juta,” ungkapnya seraya memperlihatkan sepeda motor dan BPKB kendaraan tersebut.

    **red/andi saputra



     
    Berita Lainnya :
  • Terkait Dugaan Penjualan Kendaraan Dinas, Camat Merbau Kesal dengan Ulah Oknum Mantan Kades Lukit
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved