Selasa, 07 Juli 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Festival Perang Air di Meranti Jadi Objek Wisata Kreatif dan Terpopuler di Indonesia
Sabtu, 09-02-2019 - 11:25:00 WIB | Dibaca: 12096
Foto: Medialaskar/Repro
TERKAIT:
 
  • Festival Perang Air di Meranti Jadi Objek Wisata Kreatif dan Terpopuler di Indonesia
  •  

    Meranti, Medialaskar.com – Festival Perang Air di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau terus berkembang dari masa kemasa. Even ini dapat meningkatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan yang erat diantara berbagai etnis yang ada di daerah ini.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, Tahun 2019 ini Festival Perang Air yang berlangsung meriah tersebut dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rezki Hidayat, Selasa (5/2/2019) lalu. Dijadwalkan even ini akan berakhir Minggu, 10 Februari 2019 esok.

    Saat membuka even tersebut, Kadispora Rezski Hidayat dalam sambutannya mengatakan, Festival Perang Air merupakan satu-satunya di Indonesia dan merupakan festival wisata kreatif dan terpopuler di Indonesia.

    Untuk itu, Kadispora mengajak segenap warga Kepulauan Meranti dan warga Indonesia lainnya untuk memeriahkan dan berperan aktif membantu Pemkab Meranti untuk menarik minat wisatawan agar berkunjung ke Meranti dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Dalam rangkaian acara tersebut, Kamis (7/12/2019) kemarin, Festival Perang Air dihadiri juga oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan Nasir, M.Si., Anggota DPR-RI Jhon Erizal, Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo, Kadispora Provinsi Riau, Fahrizal, Kadispora Kabupaten Meranti, Rezky Hidayat, Kapolres Meranti AKBP Laude Proyek, Dandim Bengkalis, mantan Kapolres Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH, M.Si, yang saat ini bertugas di Mabes Polri, Puteri Indonesia Asal Riau, dan segenap jajaran Muspida Kabupaten Meranti.

    Dengan wajah penuh kegembiraan, Bupati Irwan Nasir dalam sambutannya mengajak segenap masyarakat untuk turut serta memeriahkan festival ini.

    “Festival Perang Air bermula pada Hari Raya Idul Fitri dan terus berkembang dari masa kemasa dan dirayakan oleh etnis Tionghoa pada Tahun Baru Imlek. Festival Perang Air dikenal dengan sebutan Cian Cui, maka terlahirlah budaya campuran antara etnis Melayu dan etnis Tionghoa. Dan hingga kini selalu dirayakan setiap tahunnya oleh etnis yang ada di Meranti bahkan oleh warga Tionghoa yang bermukim di luar negeri,” papar Bupati Meranti.

    Dalam even Festival Perang Air wisata kreatif dan terpopuler di Indonesia ini, semua warga berbaur dan ikut memeriahkan dan meramaikannya. Dengan perasaan gembira, kebersamaan yang erat, maka terpupuklah rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai Kebhinnekaan di Kabupaten Meranti. Festival Perang Air ini berlangsung penuh kegembiraan, aman dan kondusif.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan juga berharap, Festival Perang Air dapat lebih meriah lagi di tahun-tahun mendatang, dalam upaya menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Kabupaten Meranti dan Festival Perang Air sudah berhasil memecahkan Rekor MURI Tahun 2019.

    Pada kesempatan terpisah, Ketua LSM PKPP Kabupaten Meranti, Jamaluddin menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Bupati Meranti H. Irwan Nasir membawa nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti melalui kegiatan Festival Perang Air menjadi objek wisata kreatif dan terpopuler di Indonesia.

    “Keberhasilan ini perlu didukung semua pihak dalam upaya meningkatkan PAD Kabupaten Meranti di masa mendatang,” kata Jamaluddin.

    **red/abd.hamid



     
    Berita Lainnya :
  • Festival Perang Air di Meranti Jadi Objek Wisata Kreatif dan Terpopuler di Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved