Selasa, 07 Juli 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Diduga Ikut Konsumsi Narkoba, Dua Rekan Terdakwa Tak Tersentuh Hukum
Sabtu, 22-09-2018 - 18:54:03 WIB | Dibaca: 17246
Foto: Medialaskar/Rio Nugraha
TERKAIT:
 
  • Diduga Ikut Konsumsi Narkoba, Dua Rekan Terdakwa Tak Tersentuh Hukum
  •  

    Meranti, Medialaskar.com – Dugaan keterlibatan Apang dan Joni dalam tindak pidana mengkonsumsi narkoba jenis sabu sebagaimana terungkap dalam persidangan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu atas terdakwa atas nama Apo (54) dan Andy (45), Senin (17/9/2018) lalu hingga kini menuai sorotan publik.

    Pasalnya, Apang dan Joni yang diduga ikut mengkonsumsi barang haram tersebut bersama kedua terdakwa yang diamankan jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Meranti di sebuah ruko di Jalan Siak, Kecamatan Selatpanjang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (1/6/2018) silam, selain tidak diurai secara detil statusnya oleh penyidik, juga tidak dihadirkan dalam persidangan dan bisa bebas berkeliaran tanpa tersentuh hukum.

    Hal ini diduga kuat akibat sistem kerja Satuan Resnarkoba Polres Meranti dalam menangani kasus ini diduga tidak sesuai dengan undang yang berlaku dengan tidak melakukan pengamanan terhadap Apang dan Jhon.

    Sesuai Pasal 131 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dijelaskan tiga unsur, pertama unsur setiap orang, kedua unsur dengan sengaja dan yang ketiga tidak melaporkan adanya tindak pidana narkotika dan dapat dikenakan ancaman dengan hukuman satu tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 50 juta. Bersamaan dengan itu, jika yang bersangkutan terbukti positif, juga akan menjalani rehabilitasi.

    Dari pengakuan kedua terdakwa yang tertuang dalam BAP yang juga ditandatangi KBO Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Ipda Rahmad Wahyudi SH yang dibacakan JPU dalam persidangan Apang, yang dijadikan Cepu (informan) atau dikenal istilah undercover yang digunakan oleh penyidik untuk menangkap target, yakni Apo dan Andy diduga melanggar hukum, dengan mengambil kesempatan, selain membawa barang haram itu ke rumah terdakwa, Apang dan Joni juga ikut memakai bersama terdakwa sebelum penangkapan terjadi.

    Sehingga Hakim Ketua, Zia Ul Jannah didamping dua hakim anggota lainnya, Wimmi D Simarmata SH dan Aulia Fhatma Widhola SH. MH menyimpulkan, bahwa sidang tersebut tidak komplit.

    “Kenapa penyidik tidak menguraikan status orang-orang yang namanya masuk dalam BAP secara detail," tanya Hakim Anggota, Aulia Fhatma Widhola.

    Untuk itu, kata Hakim Aulia, majelis hakim meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar berkoordinasi dengan penyidik Kepolisian untuk menghadirkan pada persidangan Joni dan Apang selanjutnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto ketika dikonfirmasi media ini melalui Whatsapp pribadinya terkait perkara tersebut, dengan singkat mengucapkan terimakasih atas informasi tersebut. “Waalaikumsalam wrwb. Terimakasih," jawabnya singkat.

    **Red/Rio Nugraha



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Ikut Konsumsi Narkoba, Dua Rekan Terdakwa Tak Tersentuh Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved