Rabu, 15 Juli 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
OKP dan LSM di Meranti Tetap Tolak Kegiatan Kirab Satu Nusantara
Sabtu, 22-09-2018 - 14:28:36 WIB | Dibaca: 17640
Foto: Medialaskar/Rio Nugraha
TERKAIT:
 
  • OKP dan LSM di Meranti Tetap Tolak Kegiatan Kirab Satu Nusantara
  •  

    Meranti, Medialaskar.com - Terkait pro dan kontra terhadap kegiatan Kirab Satu Nusantara yang akan dilaksanakan oleh GP Ansor, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan pertemuan dengan beberapa LSM dan OKP di Aula Gedung Orange Kantor Bupati Sabtu, (22/9/2018) pagi tadi.

    Dalam pertemuan tersebut, hadir Wakil Bupati Meranti Drs. Said Hasyim M.Si, Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, Ketua DPRD Meranti Fauzi Hasan, tokoh lintas agama, organisasi LAM, LMR, PPI, PWRI-B dan Satma PP Kepulauan Meranti.

    Pertemuan yang membahas isu-isu terkait kegiatan yang akan dilakukan GP Ansor ke Kepulaun Meranti mendapat sorotan dari masyarakat yang menilai bahwa acara tersebut diduga membawa unsur politik serta sosialisasi tentang Islam Nusantara.

    Dalam musyawarah tersebut, Wakil Bupati meminta agar semua pihak bisa menjaga stabilitas keamanan serta meminta pihak penyelenggara agar bisa duduk bersama memberikan penjelasan tentang inti dari kegiatan tersebut.

    "Selama ini acara pengajian atau zikir yang dilakukan oleh GP ansor tidak pernah mengalami hambatan. Saya juga pernah beberapa kali menghadirinya, mungkin dikarenakan iklim politik 2018 ini menjadi agak sedikit berbeda, tetapi kita tetap harus menjaga kerukunan serta jangan sampai terpecah belah," harap Wabup Meranti.

    Semenara itu Perwakilan dari GP Ansor, Zairi menjelaskan, acara tersebut murni zikir dan tablig akbar yang dilaksanakan secara nasional termasuk di Meranti.

    "Konsesntrasi kegiatan ini memang di Tebing Tinggi Timur, karena mayoritas masyarakat di sana sangat gemar dengan kegiatan zikir, nasyid, tausyiah, pengajian dan wirid. Kami tidak ada membawa embel-embel politik atau lainya karena masyarakatpun bisa menyaksikan bersama-sama nantinya,” terang Zairi.

    Lantaran dituding kegiatan itu mengandung unsur pilitik, Zairi menjelaskan, bahwa GP Ansor memang wajib membantu pemerintah dalam menjalankan programnya serta mengawal penuh apapun yang pemerintah lakukan.

    Namun, diakhir pertemuan beberapa LSM dan OKP merasa tidak puas dengan hasil musyawarah yang ditutup pukul 12.00 Wib tersebut, karena mereka menilai sepihak. Mereka tetap berprinsip akan melakukan sweeping dan memblokade kegiatan tersebut.

    Ketua DPC PPI Meranti, Zainuddin yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya bersama organisasi lain seperti FPI, LMR, PWRI-B dan LSM Penjara Indonesia serta Satma PP akan mengambil sikap dengan menyurati pihak Kepolisian.

    “Karena kami akan lakukan sweeping serta menutup akses untuk kegiatan tersebut,” kata Zainuddin tegas.

    **red/rio nugraha



     
    Berita Lainnya :
  • OKP dan LSM di Meranti Tetap Tolak Kegiatan Kirab Satu Nusantara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved