Selasa, 01 Desember 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
INFOTORIAL PROKIM SETDA BENGKALIS
Rapat Koordinasi Bersama Gubri, Pj Bupati Bengkalis Paparkan Perkembangan Penanganan Covid-19
Jumat, 23-10-2020 - 16:15:00 WIB | Dibaca: 1736
Foto: Medialaskar/Prokim Setda Bengkalis
TERKAIT:
 
  • Rapat Koordinasi Bersama Gubri, Pj Bupati Bengkalis Paparkan Perkembangan Penanganan Covid-19
  •  

    Bengkalis, Medialaskar.com – Penularan Pandemi Covid-19 kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bengkalis per tanggal 22 Oktober 2020 dinilai masih meningkat. Terbukti dengan adanya penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 22 orang, sehingga total terkonfirmasi sebanyak 634 kasus.

    Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi saat menyampaikan laporan pada Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar dengan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis, Jumat (23/10/2020) di Gedung Bathin Betuah, Kantor Camat Mandau.



    Saat ini, tambah H. Syahrial Abdi, pasien yang diisolasi di rumah sakit sebanyak 30 orang, isolasi di diklat 11 orang dan isolasi mandiri di rumah 257 orang. Sedangkan yang sembuh sebanyak 322 orang dan meninggal 14 orang.

    "Kabar baiknya, pada tanggal 22 Oktober 2020 terdapat 11 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sembuh dengan kesembuhan secara keseluruhan sebanyak 634 kasus,” papar Abdi.

    Lebih lanjut Abdi menambahkan, untuk Kabupaten Bengkalis ada tiga kecamatan yang sudah zona merah, yakni Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bathin Solapan. Kemudian untuk ketersediaan tenaga kesehatan dokter sebanyak 274 orang, perawat/bidan 694 orang dan tenaga kesehatan lainnya 226 orang dan non kesehatan 336 orang serta tempat isolasi terpadu dipersiapkan di gedung BSDM (Diklat) dan gedung BLK Disnaker Kecamatan Mandau.

    Pada acara yang sama, Gubri H Syamsuar dalam arahannya meminta kepada Tim Satgas Kabupaten Bengkalis untuk bekerja dari dulu ini langsung instruksi dari Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar. Gubri juga mengingtakan agar jangan bekerja seperti dahulu lantaran kondisi kian mencekam.

    "Ada tiga strategi penanganan Covid-19 di Provinsi Riau, yakni perubahan prilaku dan deteksi awal penyebaran Covid-19, kemudian pembangunan pusat-pusat karantina dan isolasi serta menjamin perawatan Covid-19,” kata Syamsuar.

    Gubri juga berharap kepada TNI, Polri, Satpol-PP agar melaksanakan operasi yutisi (Polri) dan simpatik untuk menegakkan protokol kesehatan yang dibantu dengan IT serta melakukan testing dan tracing yang tepat sasaran.

    Selain Gubernur Riau dan Pj Bupati Bengkalis, hadir juga dalam kegiatan Rapat Koordinasi tersebut Dirsamapta Polda Riau Kombes Pol Faried Zulkarnaen S.I.K, Ketua Perhimpunan Epidemologi Provinsi Riau dr. Wildan Asfan Hasibuan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi, Asisten I Provinsi Riau Jenri Ginting serta Camat se-Kabupaten Bengkalis, Forkopimda Kecamatan Mandau dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis.



    Sementara itu di tempat yang sama, sebelum pelaksanaan Rapat Koordinasi bersama Gubri, Pj Bupati Bengkalis bersama Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis juga melaksanakan pertemuan.

    Pertemuan tersebut diawali dengan sesi perkenalan dari masing-masing Kepala Puskesmas, kemudian dilanjutkan dengan arahan dan harapan dari Pj Bupati Bengkalis.

    Dalam arahannya, Pj Bupati Syahrial Abdi mengatakan beban penanganan Covid-19 di lapangan ada di Puskesmas.

    Abdi mengaku sudah membuat surat untuk mengaktifkan kembali Satgas di kecamatan dan hari ini sudah ditandatangani.

    "Hari ini tracing penegakan disiplin yang menjadi beban Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas sangat dibutuhkan dalam penanganan kasus ini. Masing-masing kita harus bekerja tim,” kata Abdi.

    Dengan demikian, Abdi berharap kepada Tim Satgas untuk menata hubungan kerja yang baik, salah satunya dalam penanganan Covid-19 perlu dilaksanakan evaluasi mingguan.

    “Dari data yang kita lihat terdapat tiga kecamatan yang saat ini kasus peningkatan semakin meningkat yakni Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bathin Solapan. Dengan adanya peningkatan tersebut, kita merencanakan akan melaksanakan PSBM lokal, namun keputusan tersebut harus menunggu keputusan dari Gubri,” ungkapnya.



    Dalam pertemuan tersebut, masing-masing Kepala Puskesmas memberikan gambaran terkait pelaksanaan PSBM. Syahrial Abdi mengharapkan lintas sektor harus diperkuat baik di Kecamatan maupun di Kelurahan, pelaksanaan peserta keramaian harus diperketat.

    Hadir dalam pertemuan bersama Kepala Puskesmas tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, Sekretaris Satgas Tajul Mudaris, Kadis Kesehatan dr. Ersan Saputra, Direktur RSUD Mandau Sri Sadono Mulyanto, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Muhammad Fadhli dan Kepala Bagian Umum Alfakhrurrazi.

    **red/abdul hamid/INF



     
    Berita Lainnya :
  • Rapat Koordinasi Bersama Gubri, Pj Bupati Bengkalis Paparkan Perkembangan Penanganan Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    04 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    05 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    06 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    07 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved