Selasa, 19 Maret 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Waduh.......221 Warga Rupat Bengkalis Dilaporkan Terserang Penyakit Akibat Asap Karhutla
Kamis, 07-03-2019 - 15:59:26 WIB | Dibaca: 632
TERKAIT:
 
  • Waduh.......221 Warga Rupat Bengkalis Dilaporkan Terserang Penyakit Akibat Asap Karhutla
  •  

    Bengkalis, Medialaskar.com - Dampak dari bencana Karhutla di Rupat, Bengkalis mulai melanda kesehatan masyarakat. Sedikitnya 221 warga dilaporkan terkena penyakit yang diakibat asap.

    Ini sesuai informasi didapatkan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkalis melaporkan, bahwa sampai dengan 6 Maret 2019 telah terjadi 221 kasus penyakit akibat asap. Hal penyakit-penyakit secara rinci adalah terdiri dari Penyakit ISPA/Influeza Like Ilness (ILI) sebanyak 184 kasus, Penyakit Asma sebanyak 5 kasus, Penyakit Konjungtivitis sebanyak 6 kasus, dan Penyakit Dermatitis sebanyak 12 kasus.

    "Dari 184 kasus ISPA/ILI ini 42,49 % terjadi pada kelompok umur 20-44 tahun, 27,80 % terjadi pada anak-anak kelompok umur 5-9 tahun, 24,70 % terjadi pada Balita dengan kelompok umur 1-4 tahun, dan 7,90 % terjadi pada bayi umur di bawah 1 tahun. Data ini adalah hasil updating laporan setiap harinya oleh UPT. Puskesmas Batu Panjang dan UPT. Puskesmas Teluk Lecah Kecamatan Rupat disampaikan ke Dinkes Kabupaten Bengkalis," katanya.

    Kesempatan itu pihaknya meminta kepada warga masyarakat yang menderita penyakit-penyakit itu melakukan care seeking sesuai SOP yang berlaku oleh Puskesmas, ungkap Kepala Dinkes Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Alwizar, SKM kepada wartawan, Kamis (7/3/19), dilansir riauterkini.com.

    Ditambahkan Alwizar, dari hasil investigasi Dinkes Bengkalis ini di lapangan beberapa waktu yang lalu, wilayah terdampak asap Karhutla itu memang di wilayah kerja kedua Puskemas tersebut. Sedangkan di wilayah kerja UPT. Puskesmas Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara tidak terdampak dengan asap Kebakaran yang terjadi.

    Dalam hal ini kata Alwizar, Dinkes Bengkalis melalui Bidang P2P ini mengaktifkan Sistem Kewaspadaan Dini (SKD), serts Surveilans Aktif untuk menanggulangani dampak asap bagi kesehatan masyarakat. "Langkah ini sebagai antisipasi dan juga penyembuhan secepatnya kepada penderita sesegera mungkin. Letak geografis Pulau Rupat yang berada di Pesisir Timur Pulau Sumatera dan berada di Selat Malaka sangat dipengaruhi oleh musim dan saat ini musim angin Utara," katanya. **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Waduh.......221 Warga Rupat Bengkalis Dilaporkan Terserang Penyakit Akibat Asap Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    07 Tanpa Pengawasan, Puluhan Kardus Rokok Diduga Ilegal Dibongkar di Jalan Coastal Area
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved