Selasa, 19 Maret 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Ketua DDII Bengkalis Kecam Tudingan Pemberian Bonus MTQ Sebagai Bentuk Gratifikasi
Jumat, 04-01-2019 - 14:15:00 WIB | Dibaca: 5152
Kafilah MTQ Provinsi Kabupaten Bengkalis. (Foto: Medialaskar/Diskominfotik)
TERKAIT:
 
  • Ketua DDII Bengkalis Kecam Tudingan Pemberian Bonus MTQ Sebagai Bentuk Gratifikasi
  •  

    Bengkalis, Medialaskar.com - Terkait tudingan calon legislatif (caleg), Simon Parlaungan yang menyebutkan pemberian bonus Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Provinsi Riau tahun 2018 sebagai bentuk gratifikasi, memantik Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Bengkalis, Muhammad Subli, untuk angkat bicara.

    “Apa yang dikatakan oleh saudara Simon Parluangan sangat berlebihan dan tendensius, bahkan bisa merusak kerukunan umat beragama. Mengingat, tudingannya, dinilai sangat melecehkan para kader-kader Alquran yang berprestasi,” ungkap M Subli dalam press releasenya, Jumat (4/1/2019).

    M. Subli yang juga dosen STIE Syariah Bengkalis ini menjelaskan, pemberian bonus kepada putra-putri terbaik yang mengharumkan nama daerah, merupakan hal yang wajar dan tidak bertentangan dengan aturan negara, apalagi dari sudut pandang agama.

    Pemberian bonus bagi peserta terbaik pada ajang MTQ, tak ubahnya diberikan pada atlet-atlet yang mengharumkan nama daerah, seperti pada ajang pekan olahraga daerah maupun provinsi. Bahkan di level nasional, seperti PON dan level internasional.

    “Kami merasa heran dengan status Simon Parlaungan di media sosial. Lebih lancangnya, beliau menyebutkan para kader Alquran yang berprestasi, seakan disetarakan dengan bandit korupsi. Tudingan ini benar-benar menyakitkan dan melecahkan, khususnya bagi umat Islam,” ungkap Subli.

    Padahal menurut Subli, pemberian bonus pada kader Alquran pada ajang MTQ kemarin, merupakan sebuah bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap putra-putra terbaik Negeri Junjungan. Bahkan pada tahun ini, juga diberikan penghargaan pada para penghafal Al Quran (hafiz dan hafizah) di Negeri Junjungan.

    “Kami memberikan apresiasi kepada Bupati Bengkalis, Bapak Amril Mukminin, yang konsisten memberikan penghargaan kepada kader Al Quran. Mudah-mudahan, pada tahun berikutnya terus ditingkatkan lagi,” ungkap Subli.

    Terkait dengan laporan sejumlah elemen terhadap Simon Parluangan, menurut Subli merupakan langkah tepat dan bijak. Langkah ini agar yang bersangkutan tidak gampang menebar aroma kebencian terhadap salah satu kelompok dan agama.

    “Saya mendukung dan memberikan apresiasi kepada teman-teman yang telah membuat laporan. Biarlah persoalan ini ditangani secara hukum, sehingga masyarakat lebih tenang,” ungkapnya.

    Subli menghimbau kepada masyarakat, khususnya umat Islam untuk lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi menyikapi cuitan yang dilontarkan oknum caleg tersebut. Hal ini penting, untuk menjaga agar kerukunan dan keharmonisan di Negeri Junjungan tetap terjadi dengan baik.

    **red/diskominfotik



     
    Berita Lainnya :
  • Ketua DDII Bengkalis Kecam Tudingan Pemberian Bonus MTQ Sebagai Bentuk Gratifikasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    07 Tanpa Pengawasan, Puluhan Kardus Rokok Diduga Ilegal Dibongkar di Jalan Coastal Area
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved