Kamis, 27 Juni 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Masyarakat Kelurahan Tembilahan Kota, ini Kata Idris Laena
Selasa, 04-06-2019 - 18:21:13 WIB | Dibaca: 1333
Anggota DPR/MPR RI, Idris Laena menaja Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama masyarakat Kelurahan Tembilahan Kota.
TERKAIT:
 
  • Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Masyarakat Kelurahan Tembilahan Kota, ini Kata Idris Laena
  •  

    Inhil, Medialaskar.com- Anggota DPR/MPR RI, Idris Laena menaja Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama masyarakat Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan  Tembilahan, Kabupaten Inhil. Kegiatan digelar, Selasa (4/6/19) yang bertempat halaman Kantor PWI.

    Sosialisasi ini diikuti 200 an peserta dari berbagai elemen masyarakat. Antara lain tokoh masyarakat, kelompok ibu-ibu dari pengajian, kelompok rebana, dan RT/RW, serta insan pers dari berbagai media. Hal ini berjalan dengan penuh khidmah, yang diwarnai sesi tanyajawab.

    Kesempatan itu, Idris Laena sampaikan kepada masyarakat, bahwa sebagianya materi Sosialisasi Empat Pilar MPR berisi sejarah bangsa Indonesia. Maka, karena itu mengikuti Sosialisasi Empat Pilar bisa menyegarkan ingatan masyarakat terkait sejarah perjuangan bangsa.

    "Mengikuti acara sosialisasi ini sekaligus mempertebal rasa cinta terhadap bangsa Indonesia. Karenanya MPR RI melakukan kerja sama dengan berbagai kelompok di masyarakat. Dengan harapan memahami ini, berarti memaham tantangan dihadapi bangsa," kata Politisi Golkar ini.

    Idris Laena menekankan, diharap semua pihak harus mampu menjaga keutuhan dalam bernegara. Makanya tak mungkin mencintai Indonesia, kalau tidak terlebih dahulu mengenalnya dengan baik. Inilah salah satu fungsi kegiatanya sosialisasi. Yaitu mengenalkan sejarah bangsa pada masyarakat, agar timbul perasaan cinta tanah air.

    Idris Laena melanjutkan, sejak dulu telah banyak ulama yang ikut berjuang dalam mempertahankan NKRI. Salah satu yaitu,peristiwa tidak bisa dilupakan itu terjadi ketika sila pertama Pancasila diprotes oleh perwakilan Indonesia Timur yang mengancam akan keluar dari NKRI jika Piagam Jakarta tidak diubah.

    "Mendapat laporan seperti itu, Ki Bagus Hadikusumo, KH. Wahid Hasyim, Mr. Kasman Singodimedjo, dan Tengku Muhammad Hasan segera berembuk. Hasilnya, mereka mau menghapus tujuh kata pada piagam Jakarta, dan menganti menjadi bunyi Pancasila seperti yang kita temui sekarang," katanya.

    Kisah-kisah seperti itu, kata Idris Laena, harus disampaikan dan dimengerti oleh generasi muda agar makin menimbulkan nasionalisme dan rasa cintanya terhadap bangsa dan negara. Karena, belakangan ini sudah mulai dirasakan persatuan dan kesatuan itu meluntur dalam kehidupan.

    Kesempatan itu, Idris Laena menjelaskan bahwa, Sosialisasi Empat Pilar pertama kali dilaksanakan pada 2004. Waktu itu MPR dengan memakai istilah sosialisasi keputusan MPR. Namun tahun 2009 itu, berubah menjadi sosialisasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Tetapi istilah tersebut diyudicial reveuw, sejak 2014 dipakai menjadi Sosialisasi Empat Pilar MPR.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Masyarakat Kelurahan Tembilahan Kota, ini Kata Idris Laena
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    07 DAFTAR CALON TETAP (DCT) ANGGOTA DPRD KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PEMILU 2019
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved