Minggu, 28 November 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Musda Golkar Inhu Ricuh, Nasarudin: DPD I Golkar Riau Masih Lakukan Kajian
Kamis , 27-08-2020 - 17:45:00 WIB | Dibaca: 19237
TERKAIT:
 
  • Musda Golkar Inhu Ricuh, Nasarudin: DPD I Golkar Riau Masih Lakukan Kajian
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Di dalam acara pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Inhu, pada hari Rabu (26/8/20), malam di Gedung Dang Purnama merupakan dari arena persidangan. Tetapi, berlangsung ricuh.

    Kegiatan pembukaan yang berlangsung malam hari tersebut berjalan alot, serta terhenti saat ada oknum peserta sidang mendapatkan mandat dari DPD I Partai Golkar Riau ini menolak diberlakukanya voting. Bahkan itu sempat ditarik paksa keluar dari ruang acara.

    Dengan kondisi ricuh pada pembukaan Musda tersebut, ini disikap Wakil Ketua DPD I Golkar Riau Bidang Organisasi, Nasarudin mengatakan bahwa pihaknya saat pelaksanaan Musda mengirimkan tim untuk memantau situasi di lapangan

    Tapi saat ini, kata Nasarudin, pihaknya masih menghimpun informasi terkait apa yang terjadi pada Musda tersebut. "Sekarang tim lagi turun ke Inhu untuk menghimpun informasi," ujarnya.

    Nasarudin ini menambahkan, pihaknya belum bisa mengambil keputusan hal langsung terkait Musda tersebut, sebab ini masih mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Artinya, karena masih dikaji dulu permasalahanya.

    Untuk diketahui, pada Musda DPD II ada tiga bakal calon maju bersaing berebut posisi ketua DPD II Golkar Inhu dijabat Yopi Arianto juga Bupati Inhu. Tiga dari kandidat itu adalah Muhammad Yori Agung Nugroho (adik kandung bupati), Yulisman (anggota DPRD Riau dan juga pengurus DPD I Golkar Riau) dan Arsadi.

    Untuk diketahui, pelaksanaanya Musda DPD II Golkar Inhu tadi malam itu hanya berlangsung hingga tahap pengesahan beberapa tata tertib (Tatib). Peserta dari Miusda tidak menemukan kesepakatan dalam penetapan Tatib sehingga sitausi sempat memanas. Dan dihentikan saat itu agenda pemilihan ketua tersebut.

    Sebagaimana berita sebelumnya, pada acara pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Inhu, hari Rabu (26/8/20) malam berlangsung ricuh. Hal itu sebagaimana pantauan tribunpekanbaru.com. Agenda terhenti saat oknum dari peserta sidang mendapatkan mandat dari DPD I Partai Golkar Riau ini menolak diberlakukanya voting.

    Kondisi jadi semakin memanas, ketika sejumlah oknum peserta sidang di sisi sebelah kanan melempar kertas bahkan itu mengangkat bangku. Diketahui sejak
    awal persidangan situasi menegangkan. Hal ini terlihat saat terdapat perdebatan penetapannya tata acara dan tata tertib persidangan.

    Bahkan, satu orang dari peserta sidang dibawa secara paksa supaya keluar dari persidangan. Kericuhan terus berlanjut, hingga akhirnya makin memanas. Atas kejadian kericuhan tersebut, perwakilan DPD I Partai Golkar Riau, Yulisman pun memilih keluar dari ruang sidang.

    Dan mengajak seluruh peserta sidang menerima mandat DPD I Partai Golkar Riau untuk ikut keluar. Bahkan pengurus DPD I Partai Golkar juga malah menarik dari pimpinan sidang. Akibatnya sidang tidak dapat dilanjutkan kembali.

    Terkait ini Muhammad Yasmin, Wakil Sekretaris Bidang Kepemudaan AMPG Riau sekaligus Sekretaris AMPG Riau menyayangkan kerusuhan yang terjadi. "Saya hadir di sini ikut mengamankan dan suksesnya Musda," kata Yasmin, Rabu (26/8/20).

    Yasmin menjelaskan bahwa untuk saat ini status Musda Golkar Inhu jadi diskor akibat kerusuhan tersebut. Yasmin juga menyampaikan, bahwa pihaknya segera berkonsultasi dengan Ketua DPD I. Tapi, sambungnya, bahwa atas penghentian sidang tersebut, hingga saat ini jabatan Ketua DPD II Golkar Inhu masih dijabat oleh Yopi Arianto.

    Sementara itu, Yopi Arianto dikonferensi pers mengatakan dirinya didalam hal ini sangat menyayangkan keputusan DPD I Partai Golkar Riau menunjuk Yulisman sebagai perwakilan. Yang diketahui dari paparan sambutan, bahwa Yulisman itu ikut mendaftar diri sebagai calon. Maka, itu menggambarkan keberpihakan DPD I Partai Golkar pada salah satu kandidat Ketua Golkar Inhu.

    "Hal ini terbukti ketika Yulisman menarik mundur semua penerima mandat dan juga pimpinan sidang dari DPD I Partai Golkar Provinsi Riau. Kondisi ini tidak pernah terjadi sebelumnya, seharusnya dari pimpinan sidang itu tetap bertahan apapun kondisi yang terjadi," katanya.

    Selain itu, juga ditemukan oleh DPD II Partai Golkar Inhu ini banyak penerima mandat dari DPD I Golkar Provinsi Riau merupakan Caleg partai lain dan bahkan pengurus partai lain. Atas hal tersebut, Yopi berkata agenda Musda akan tetap dilanjutkan sesuai jadwal.

    Sementara itu, Yulisman dalam paparan sambutannya, membantah munculnya tiga nama calon Ketua Partai Golkar Inhu pada Musda kali ini berakibat pada pecahnya DPD II Partai Golkar Inhu. "Itu, bukan berarti tiga calon, Golkar Inhu ini terpecah. Tetapi munculnya tiga nama, membuktikan banyak kader yang ingin meneruskan kepemimpinan Yopi," ujar Yulisman.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Musda Golkar Inhu Ricuh, Nasarudin: DPD I Golkar Riau Masih Lakukan Kajian
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    03 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved