Minggu, 28 November 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Minta Suaranya Ditambah, Doni Rinaldi Caleg DPRD Inhu Dapil I Dipenjara Dua Bulan
Rabu, 03-07-2019 - 18:01:13 WIB | Dibaca: 32733
Doni Rinaldi tertunduk lesu dipersidangan
TERKAIT:
 
  • Minta Suaranya Ditambah, Doni Rinaldi Caleg DPRD Inhu Dapil I Dipenjara Dua Bulan
  •  

    Inhu, Medialaskar.com- Niat bisa duduk di Kantor DPRD Inhu, pupus harapannya Doni Rinaldi yang maju Caleg dari Dapil 1, setelah putusan hakim menetapkanya dengan penjara 2 bulan dan bayar denda Rp 8 juta, subsider 1 bulan.

    Hal ini terungkap dipersidangan tanggal 2 Juli 2019 di PN Rengat dipimpin Darma Damanik, SH, M.Kn selaku Ketua Majelis Sidang. Yang menetapkan Doni Rinaldi dengan hukuman penjara 2 bulan dan denda Rp 8 juta, subsider 1 bulan.

    Kasus ini terungkap berawal dari laporan salah satu caleg melihat ada perbedaan antara Form C1 dengan Berita Acara Hasil Rekapitulasi Suara tingkat Kecamatan dalam bentuk From DAA1, dibeberapa TPS di 13 Desa/Kelurahan se-Kecamatan Rengat Kabupaten Inhu.

    Awalnya pelapor hanya melaporkan 2 orang penyelenggara saja, yaitu Ketua PPK Kecamatan Rengat Randa Ronaldo, dan anggota nya Muhammad Ridwan. Namun berdasar hasil pengembangan oleh tim verifikasi dari Sentra Gakkumdu Kabupaten Inhu, didapatkan 2 terduga lainnya yaitu Ketua Panwaslu Kecamatan Rengat atas nama Masnur, dan anggota Bawaslu Kabupaten Inhu Sovia Warman.

    Berdasarkan hasil Rapat Pleno Sentra Gakkumdu dengan nomor register laporan 07/LP/PL/Kab/04.05/IV201929/04/2019 tanggal 29 April 2019, meneruskan permasalahan ini kepada kepolisian dan kejaksaan dengan nomor register kepolisian   LP/63/V/2019/RES tanggal 18 Mei 2019.

    Doni secara sadar dan sengaja meminta pada Ketua PPK Rengat untuk menaikan atau menambah perolehan suara. Karena kalah dengan Caleg lainnya. Doni saat itu memberi uang senilai Rp 29 juta kepada PPK dan orang-orang yang membantu untuk menambahkan perolehan suara miliknya.

    Tidak hanya itu, Doni juga menjanjikan kepada PPK, Panwaslu Kecamatan Rengat, dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Inhu dengan iming-iming Rp 5 juta tiap bulan apabila Doni sudah dilantik menjadi dewan DPRD Kabupaten Inhu.

    Diketahui, psda kasus ini ada 5 terdakwa terbukti telah melanggar Pasal 532 jo 551 Undang-Undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Karena telah melakukan penggelembungan suara milik salah satu peserta Pemilu termasuk Caleg pada Pemilu tahun 2019.

    Sidang pembacaanya putusan Doni ini,  dibacakan Ketua Majelis di ruang sidang tersebut. Dan kelima orang terdakwa ini, divonis majelis dengan masing-masing hukuman 2 dan 4 bulan penjara dengan denda Rp 8 juta, subsider 1 bulan.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Minta Suaranya Ditambah, Doni Rinaldi Caleg DPRD Inhu Dapil I Dipenjara Dua Bulan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    03 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved