Jum'at, 05 Juni 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Pelatihan Pemasaran Produk Wisata
Pelatihan Pemasaran Produk Wisata Bagi Komunitas Pariwisata, Asral: Hanya Bersifat Teoritis
Jumat, 13-04-2018 - 15:00:08 WIB | Dibaca: 17864
Suasana Pelatihan Pemasaran yang ditaja Dinas Pariwisata Provinsi Riau di Pangkalan Kerinci. (Foto: Medialaskar/Suhemri Hasan)
TERKAIT:
 
  • Pelatihan Pemasaran Produk Wisata Bagi Komunitas Pariwisata, Asral: Hanya Bersifat Teoritis
  •  

    Pelalawan, Medialaskar.com - Selama ini ada titik kelemahan Indonesia dalam memasarkan objek wisata maupun berbagai produk pariwisata kepada pihak luar dibandingkan dengan apa yang sudah dilakukan negara tetangga.

    Pernyataan itu diungkapkan Hendaris dari Lembaga Sertifikasi Provinsi saat menjadi narasumber di hadapan Komuitas Pariwisata Kabupaten Pelalawan dalam acara pelatihan pemasaran pariwisata yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Kamis (12/4/2018) kemarin di Gedung Daerah Mangkudiraja Pangkalan Kerinci.

    Menurut Hendaris, jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia yang pandai memanfaatkan dan mengemas berbagai produk wisata untuk dipasarkan di setiap lokasi objek wisata di negaranya.

    "Kalau di negara kita terdapat ada kelemahan, dimana masyarakatnya yang tinggal di daerah lokasi objek wisata kurang pandai mengemas produk-produk wisata yang akan dipasarkan pada para pengunjung baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Untuk itu, masyarakat yang berada di daerah lokasi objek wisata seperti kabupaten Pelalawan yang terkenal dengan objek wisata Bono, maka masyarakat harus punya kemampuan lebih kreatif dan terampil memanfaatkan peluang bisa mengemas produk-produk wisata untuk bisa dipasarkan pada para pengunjung yang datang menikmati keindahan objek wisata di daerah kita," tegas Hendaris di hadapan ratusan Komunitas Pariwisata di Kabupaten Pelalawan.

    Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan pemasaran produk wisata dari Komunitas Pesona Indonesia, Asral mengaku bahwa acara seperti yang digelar Dinas Pariwisata Riau di Pelalawan ini kurang bermanfaat karena hanya bersifat teoritis yang disajikan narasumber kepada peserta.

    "Sebaiknya kalau acaranya berorientasi pada pemasaran produk wisata, maka yang harus disajikan pada peserta komunitas wisata ini adalah pelatihan berbagai keterampilan usaha dan pengembangan teknik pengemasan bermacam produk wisata di daerah Pelalawan ini untuk dipasarkan sehingga masyarakat bisa menjadi kreatif dan terampil membuat dan mengemas hingga bisa memasarkan produk,” kata Asral.

    Jadi, katanya, bukan disajikan kepada Komunitas Pariwisata seperti ini, karena hanya menghabiskan waktu, tetapi tidak menciptakan hasil sama sekali," ujarnya.

    **red/suhemri hasan



     
    Berita Lainnya :
  • Pelatihan Pemasaran Produk Wisata Bagi Komunitas Pariwisata, Asral: Hanya Bersifat Teoritis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    04 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    05 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    06 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved