Sabtu, 19 Oktober 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Bupati Alfedri Paparkan Upaya Kabupaten Siak Lawan Karhutla
Jumat, 11-10-2019 - 17:12:00 WIB | Dibaca: 1064
Foto: Medialaskar/Doni
TERKAIT:
 
  • Bupati Alfedri Paparkan Upaya Kabupaten Siak Lawan Karhutla
  •  

    Siak, Medialaskar.com - Memasuki hari ke dua rangkaian Festival Kabupaten Lestari tahun 2019 di kabupaten Siak dilakukan Bincang Lestari LTKL (Lingkar Temu Kabupaten Lestari) tahun 2019 yang mengusung sejumlah tema yang disampaikan oleh masing-masing narasumber yang berkaitan erat dengan kerusakan hutan dan lahan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

    Tujuan dari kegiatan Bincang Lestari ini merupakan sesi diskusi interaktif yang bertujuan mencari solusi bersama terkait permasalahan kebakaran hutan dan lahan dengan melibatkan multi pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, swasta, mitra, pembangunan, akademisi dan masyarakat.

    Tujuan informasi dan sasaran pembelajaran antar kabupaten, mitra pembangunan dan pemangku kepentingan lainnya, untuk mendapatkan solusi bersama dalam permasalahan kebakarana hutan dan lahan.

    Bupati Siak Alfedri sebagai tuan rumah, berkesempatan menyampaikan pemaparan dengan tema "Di balik asap tantangan dan upaya kabupaten Siak melawan Kebakaran Hutan dan lahan". Fenomena yang dihadapi pada tahun 2014-2015 lalu, telah terjadi musibah nasional bencana asap yang menimpa provinsi Riau termasuk kabupaten Siak. Sehingga menyebabkan ekonomi terganggu, penerbangan menjadi terganggu dan sekolah juga diliburkan.

    "Pada tahun 2016 lalu, secara inkusif kami berupaya mencegah kebakaran hutan dan lahan agar tidak terulang terus menerus. Kami dibantu dari kawan NGO dan CSU tingkat nasional, provinsi dan juga yang ada di Siak yang tergabung dalam "Sudagho Siak" sehingga lahir sebuah pemikiran bagaimana kita membuat sebuah konsep Siak Kabupaten Hijau, yang sudah dilaunching oleh Ibu Menteri Siti Nurbaya tahun 2016 lalu, sehingga lahirlah Peraturan Bupati No. 22/2018 mengenai Inisiatif Siak Hijau," kata Bupati Siak Alfedri di Gedung Daerah Siak (Sultah Syarif Kasim), Jumat (11/10/2019).

    Melalui payung hukum itu, kata Alfedri, pihaknya melakukan pencegahan dengan cara sosialisasi, melalui penyuluhan kepada masyarakat dan tidak mengolah lahan dengan cara membakar.

    Kemudian dirinya juga menyampaikan, pada tahun 2016 Pemkab Siak melalui dinas terkait melakukan pengadaan mesin pemadam api portebel di setiap kampung-kampung yang rawan karhutla.

    "Di Siak ada 67 Kampung yang terdapat lahan gambut, yang rentan terhadap karhutla sementara kalau mobil damkar disiapkan di enam cluster yang disiapkan dengan peralatan yang lengkap, jika terjadi kebakaran hutan siap melakukan pemadaman kebakaran hutan. Terutama di kampung-kampung yang terdepan dalam memadamkan titik api yang tidak bisa dijangkau dengan mobil damkar, bisa menggunakan mesin portabel yang mudah diangkat," ungkapnya.

    Bupati Alfedri juga menyampaikan, dari total luas lahan di kabupaten Siak, dari 57 persen lahan gambut yang ada, 21 persen gambut dalam. Tentu berbagai upaya dalam menyelamatkan lahan gambut ini, kemudian membentuk Masyarakat Peduli Api Atau MPA, yang berjumlah lima orang serta dibantu dana operasionalnya masing-masing kampung sebesar Rp24 juta per kampung dalam setahun.

    "Langkah-langkah inilah yang kami lakukan sehingga bisa menurunkan angka karhutla di kabupaten Siak. Dari hasil pantauan BRG Riau khusunya di Siak, pada tahun 2019 sampai dengan bulan September titik api hanya dua persen, meskipun ada kebakaran hutan dan lahan pada akhir September lalu, terdapat dua titik api namun kita berhasil memadamkannya," terangnya.

    Upaya lain yang dilakukan Kabupaten Siak untuk mengatasi karhutla melalui APBD murni 2018 berupa pengadaan alat enam unit Skapator PC 100, yang diperuntukan jika terjadi karhutla. Alat ini dapat di fungsikan untuk membuat sekat kanal, memotong atau memangkas kepala api agar tidak bertambah lebar. Kemudian alat ini mampu menjangkau medan yang sulit yang jauh dari badan jalan besar.

    Hadir pada acara Festival Siak Bermadah kali ini, Direktorat Inventarisasi Gas Rumah Kaca (IGRK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Ratnasari, Bupati kabupaten Sintang Kalimanatan Barat Jarot Winarto, Wakil Bupati Musi Banyuasin Palembang Beni Hernedi, Bupati Tulang Bawang Barat Rovinsi Lampung Mar Ahmad, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Gorontalo Her Restu, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Kabupaten Sigi, Andi Ilham, Kadis Perternakan dan perikanan kabupaten Sanggau Syafriansyah, sejumlah pimpinan NGO yang tergabung dalam "Sedagho Siak"

    **red/doni



     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Alfedri Paparkan Upaya Kabupaten Siak Lawan Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    06 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved