Kamis, 27 Juni 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
Rabu, 12-06-2019 - 15:40:00 WIB | Dibaca: 1848
Foto: Medialaskar/Doni
TERKAIT:
 
  • Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
  •  

    Siak, Medialaskar.com - Wisata halal merupakan konsep yang terbilang baru dalam kajian pariwisata dewasa ini sebagai alternatif bagi wisatawan yang tidak sekadar ingin mendapatkan kebutuhan wisata, tetapi juga kebutuhan spritual.

    Sebagai daerah yang didiami masyarakat Melayu yang identik dengan Islam, menjadi modal bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dalam mengemas Negeri Istana sebagai tujuan wisata baru yang mengusung konsep pariwisata halal yang maju di Pulau Sumatra.

    Sekretaris Dearah Kabupaten Siak Tengku Said Hamzah saat memimpin rapat  percepatan pariwisata halal di kabupaten Siak mengatakan, dalam konteks perkembangan pariwisata halal, tidak bisa dilepaskan dari konsep awalnya sebagai wisata religi yang berkembang menjadi pariwisata syariah, yang kemudian berkembang menjadi wisata halal.

    “Pelaksanaan pariwisata halal tidak saja terfokus pada kemasan produk makanan, namun juga sarana umum hotel dan rumah makan, kedai kopi dan cafe serta tempat pemotongan hewan harus menerapkan konsep halal,” kata Hamzah belum lama ini.

    Penerapan wisata halal di Kabupaten Siak, ucap Sekda, didasari Peraturan Bupati Siak 02 tahun 2017 kemudian Keputusan Bupati Nomor 56 Tentang Kelompok Kerja (Pokja) Pariwisata Halal. Atas dasar itu, katanya, kemudian dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman lintas OPD antara Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian, UMKM, Pendidikan, Kemenag, LAM, dan MUI tentang pelaksanaan pariwisata halal.

    “Pelaksanaan wisata halal di kabupaten Siak didasari peraturan Bupati dan keputusan Bupati Siak, tentang penetapan kelompok kerja yang di dalamnya melibatkan dinas-dinas terkait. Kemudian kita lakukan penandatangan nota kesepemahaman antar beberapa lembaga, yang tujuannnya agar pelaksanaanya berjalan dengan baik,” ungkapnya.

    Dijelaskannya, pelaksanaan wisata halal ini sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu, bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Siak mengeluarkan sertifikat halal kepada 60 UMKM yang ada di kabupaten Siak. Dimana untuk mendapatkan label halal ini membutuhkan biaya perkelompok usaha sebesar Rp2 juta. Dibantunya pelaku usah kecil ini dengan harapan produk yang dihasilkan dan dijual tercantum label halal.

    “Melalui dinas koperasi dan UMKM kita telah membantu rumah industri untuk mendapatkan sertifikat produk halal dari MUI provinsi. Dengan rincian tahun 2017 di bantu 18 UMKM, 2018 22 UMKM dan 2019 sebanyak 20 UMKM jadi total keseluruhannya sejak tahun 2017-2019 berjumlah 60 UMKM yang sudah mengantongi sertifikat halal,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Raja Toni Candra mengatakan, terdapat kendala bagi UMKM dalam mendapatkan label halal yang dikeluarkan MUI provinsi dengan biaya yang lumayan besar, sangat dirasakkan para pelaku usaha kecil.

    Namun setelah ada surat edaran dari Balai POM yang menyatakan pemberian label halal kewenangannya dilimpahkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten atau kota.

    “Jika label halal ini dilimpahkan ke MUI kabupaten/kota, ini sangat membantu para pelaku UMKM yang akan mendapatkan label halal, prosedurnya, yang bersangkutan mengajukan permohonan ke LPOM MUI Provinsi, setelah melewati tahapan dan tinjau lapangan, baru dikeluarakan lebel halalnya,” terang toni.

    Kedepan, Toni mengusulkan, pertama yang dilakukan dalam pemberian label halal bagi rumah makan yang ada di Kabupaten Siak, dengan mendata dan menyurati masing-masing pemilik rumah makan, untuk dilakukan sosialisasi dan bagaimana mereka nanti mengetahui alur untuk mendapatkan label halal kegiatan usahanya.

    **red/doni



     
    Berita Lainnya :
  • Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    07 DAFTAR CALON TETAP (DCT) ANGGOTA DPRD KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PEMILU 2019
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved