Kamis, 23 Mei 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Pemkab Kuansing Tandatangani Kerjasama Aplikasi Smart City dengan Pemko Bandung
Rabu, 13-03-2019 - 16:15:00 WIB | Dibaca: 1959
Foto: Medialaskar/Rhm
TERKAIT:
 
  • Pemkab Kuansing Tandatangani Kerjasama Aplikasi Smart City dengan Pemko Bandung
  •  

    Jawa Barat, Medialaskar.com – Dalam upaya mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sesuai amanat Perpres No 95 Tahun 2018 tentang sistem pemerintahan yang berbasis elektronik, Pemrintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menandatangani Memorendum of Under Standing (MoU)kerjasama di bidang pengembangan aplikasi pelayanan publik dengan Pemerintah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Rabu (13/3/2019).

    Penandatangan kerjasama ini dilakukan Bupati Kuansing Drs H Mursini, M.Si dengan Walikota Bandung  H Oded Muhamad Danial, S.AP bertempat di Pendopo Kota Bandung.

    Selain Kabupaten Kuansing, ada enam daerah lainnya yang juga menandatangi MoU serupa dengan Pemko Bandung yakni Kabupaten Solok, Kota Bengkulu, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lingga, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Cianjur.

    Setelah penandatanganan MoU oleh Bupati Kuansing dan Walikota Bandung, di tempat yang sama dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama penerapan sistem aplikasi berbasis elektronik antara Dinas Kominfos Kuansing dengan Kominfo Kota Bandung.

    Terkait kerjasama ini, Bupati Kuansing Mursini menjelaskan, dari sekian banyak aplikasi berbasis elektronik yang diterapkan Pemko Bandung, yang bisa diadopsi oleh Pemkab Kuansing melalui pola berbagi pakai aplikasi pada dasarnya mengarah kepada peningkatan peningkatan pelayanan publik yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel.

    Ada beberapa aplikasi yang bisa diterapkan langsung oleh Pemkab Kuansing dari Pemko Bandung. Misalnya, disebutkan Bupati Mursini, aplikasi E-SAKIP, aplikasi E budggeting, aplikasi E-SKP, aplikasi E-office, aplikasi E-goverment dan lain sebagainya yang kesemuanya ini muaranya adalah smart city.

    Kerjasama di bidang smart city ini juga sejalan dengan misi Kepala Daerah Kabupaten Kuansing pada poin pertama yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dengan pelayanan publik yang prima.

    Lebih jauh dijelaskan Bupati Mursini, melalui aplikasi E SAKIP yang didapat dari Pemko Bandung nantinya, diharapkan hasil penilaian SAKIP Pemerintah Kabupaten Kuansing tahun 2019 bisa meningkat dari sebelumnya memperoleh nilai B bisa naik menjadi nilai A.

    Sementara itu Walikota Bandung Oded Muhamad Danial menjelaskan, semangat dari kerjasama ini prinsipnya adalah bersama-sama dalam membangun bangsa Indonesia dengan konsep kolaborasi dan kebersamaan. Sehingga dengan adanya kolaborasi dan kebersamaan antara seluruh pemerintah kabupaten/kota itu kedepan seluruh daerah kabupaten dan kota akan semakin maju.

    "Dulu awalnya nilai Sakip kami hanya CC. Namun melalui politicalwill pimpinan dan semangat dari seluruh ASN. Akhirnya kita berhasil. Karena kinerja ASN saya awasi terus dan akhirnya kami berhasil meraih nilai A," papar Oded Muhamad Danial.

    Oded juga menjelaskan, dalam membangun Kota Bandung, dirinya telah membuat tiga pilar, yaitu, melalui inovasi, kolaborasi dan desentralisasi. "Kalau kami biasanya urusan yang bisa dikerjakan oleh kecamatan kita serahkan ke kecamatan. Jadi kita tinggal mengurus persoalan yang berskala besar," terang Walikota Bandung ini.

    Selepas penandatanganan MoU, kemudian Pemko Bandung mengajak ke tujuh pemerintah kabupaten dan kota yang ikut melakukan kerjasama smart city ini menyaksikan kawasan bebas sampah Kelurahan Sukaluyu Kecamatan Cibeunying Kaler.

    Di tempat ini, masyarakatnya sangat sadar akan kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah secara sembarangan. Bahkan sampah yang ada di lingkungan perumahan mereka tersebut bisa diolah baik menjadi kompos, kerajinan tangan, dan bahkan bisa menghasilkan biogas yang merupakan bahan bakar masak pengganti gas yang selama ini dipakai masyarakat.

    Ikut serta dalam penandatanganan MoU smart city tersebut Kepala Bappedalitbang Ir Maisir dan Kabid Litbang Marlinda, SP, MP, Asisten III DR. Agus Mandar, Kadis Disperig Drs Azhar Ali, Kepala BPKAD Hendra AP, Kabanpenda Jafrinaldi, AP, Kadis Pariwisata DR Indra Suandy, Kadis Kominfos Ir Samsir Alam, Kasatpol PP Ardiansyah, S.Sos, Kabag Humas dan Protokoler Ridwan Amir, S.Sos, serta para camat se-Kabupaten Kuansing.

    **red/rhm



     
    Berita Lainnya :
  • Pemkab Kuansing Tandatangani Kerjasama Aplikasi Smart City dengan Pemko Bandung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    07 Tanpa Pengawasan, Puluhan Kardus Rokok Diduga Ilegal Dibongkar di Jalan Coastal Area
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved