Minggu, 28 November 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
ADVERTORIAL DISKOMINFOTIK KABUPATEN KAMPAR
Buka Kampar IDBF 2019, Gubernur Riau: Kita Akan Jadikan Agenda Tahunan Riau
Kamis, 18-07-2019 - 17:30:00 WIB | Dibaca: 17136
Foto: Medialaskar/Syaiful
TERKAIT:
 
  • Buka Kampar IDBF 2019, Gubernur Riau: Kita Akan Jadikan Agenda Tahunan Riau
  •  

    Kampar, Medialaskar.com - Kampar Internasional Dragon Boat (KIDB) Festival (IDBF) 2019 resmi dibuka Gubernur Riau, H. Syamsuar, M.Si, Kamis (18/7/2019) bertempat di Tepian Danau Rusa, Areal PLTA Koto Panjang, Kelurahan Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau.

    Gubernur Riau, Syamsuar didampingi Plh Bupati Kampar, Drs Yusri, M Si melakukan pemukulan gong pertanda dimulainya KIDB Festival 2919.

    Hadir juga pada kesempatan tersebut, Forkopimda Riau dan Forkopimda Kampar, mantan Pangdam I Bukit Barisan, Leodewik L Pusung, Rektor UMSU Medan, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar, Camat se-Kabupaten Kampar dan disaksikan ribuan masyarakat dan pengunjung.

    Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan, hari ini dirinya sangat berbahagia atas pelaksanaan iven yang pertama kali di Riau dan berlevel International. “Ini sangat bermakna bagi Riau, kami sangat menyambut baik kegiatan ini selain meningkatkan Atlet Berprestasi yang bermuara pada kunjungan wisata ke Riau," ungkap Gubernur Riau.



    Sementara untuk pariwisata, kata Gubri, memang belum terkelola dengan baik dan sarana prasarana yang belum menjangkau. “Namun dalam perjalanan, kita terus untuk memajukan perpariwisataan yang sangat potensi. Kegiatan ini merupakan salah satu untuk mengangkat kepariwisataan Riau,” tambahnya.

    Sebagai daerah air, Riau memiliki sungai dan danau, sebetulnya sangat memiliki potensi yang kaya dalam meningkatkan pariwisata tunggal, bagaimana pengelolaan lebih baik lagi.

    “Pemprov Riau akan menjadikan agenda ini sebagai agenda rutin dan tahunan, kita sangat berterima kasih kepada Pemkab Kampar dan Pengurus Podsi Kampar serta KONI Kampar," katanya lagi.

    Selain potensi alam dan seni budaya, Kampar juga memiliki Candi Muara Takus. “Kemarin Tim ahli cagar budaya mendatangi saya, wisata religi Muara Takus yang kita usulkan menjadi warisan dunia, masih banyak yang harus dibenahi, apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan dapat kita persiapkan dan solusinya,” harap Gubri.

    Banyak pembangunan yang dilakukan untuk Kampar. Kedepan akan ada pembangunan tol yang akan dikoneksikan dengan seluruh kabupaten di Riau khususnya Kabupaten Kampar yang juga membutuhkan dukungan dari tokoh masyarakat, ninik mamak dan seluruh elemen.



    Untuk Pelaksanaan KIDB Festival 2019, Gubri meminta, agar dapat berlomba dengan jiwa sportifitas baik juri, maupun atlit dan official agar dapat diakui oleh International, begitu juga dengan tim kesehatan, ini akan memberikan penilaian tersendiri, cepat dan tanggap dalam bertindak dan antisipasi,” tambahnya.

    Gubri berharap, ini awal pertama gelaran International maka dirinya meminta agar memberikan citra terbaik, hotel, makanan dan pelayanan. “Selamat mengikuti pertandingan, semoga tahun depan lebih besar lagi dan meningkatkan ekonomi masyarakat," tutup H. Syamsuar.
    Sementara itu, Plh Bupati Kampar Drs. H. Yusri, . M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Kampar, tidak saja karena Iven ini, tapi juga menjadi penyemangat bagi Pariwisata Kabupaten Kampar yang akan memberikan multi dampak atau multiplayer effect.

    “Semoga dapat melaksanakan pertandingan dengan sportifitas dalam bertanding. Semua atlet betah selama di Kampar, mereka juga sebagai tourism di Riau khususnya Kabupaten Kampar, layani dengan sebaik mungkin," imbau Yusri.

    Terkait pembangunan, Yusri melaporkan, Kabupaten Kampar memperoleh pembangunan jalan tol, adanya terase, on dan off. Karena Kampar menjadi daerah kunjungan wisata, maka Trase menjadi 4 lokasi yakni Kualu Tambang, penghubung tujuh kecamatan Tambang dan kecamatan Kampar lama tepatnya di Kayu Aro, Bangkinang seberang, dan Terakhir Batu Bersurat XIII Koto Kampar.

    "Kami berharap dukungan dari Gubernur terhadap infrastruktur terutama pendukung Industri dan pariwisata di Kabupaten Kampar,” pinta Yusri.



    Yusri mengakui ada beberapa kendala untuk mewujudkan hal itu, yaki wilayah Hutan Adat, banyak menjadi daerah yang termasuk hutan kawasan dan hutan lindung. Oleh sebab itu melalui tangan Gubernur ini agar dapat dicarikan solusinya.

    Sementara itu, Ketua Panitia KIDB Festival 2019, Aidil Amin menegaskan, berkat dukungan dari seluruh elemen masyarakat kegiatan ini dapat di laksanakan.

    “Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Kampar, masyarakat Kecamatan XIII Koto Kampar, para pemuda dan panitia yang telah bertungkus lumus dalam mewujudkan iven ini,” kata Aidil Amin yang juga Dandim 0313/KPR tersebut.

    Ditambahkan Aidil, bahwa kegiatan ini akan dilangsungkan selama 5 hari dari tanggal 18 hingga 22 Juli 2019. “Mari kita ramaikan dan kita sukseskan,” tutup Aidil Amin.

    **red/adv diskominfotik Kampar



     
    Berita Lainnya :
  • Buka Kampar IDBF 2019, Gubernur Riau: Kita Akan Jadikan Agenda Tahunan Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    03 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved