Rabu, 17 Juli 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Tingkatkan Pengetahuan Pelaksana Program, DPPKBP3A Gelar Sosialisasi KB Pasca Persalinan
Rabu, 10-07-2019 - 14:10:00 WIB | Dibaca: 616
Foto: Medialaskar/Syaiful
TERKAIT:
 
  • Tingkatkan Pengetahuan Pelaksana Program, DPPKBP3A Gelar Sosialisasi KB Pasca Persalinan
  •  

    Kampar, Medialaskar.com - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar menggelar acara sosialisasi Keluarga Berencana (KB) Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran, Rabu (10/7/2019) di aula kantor DPPKBP3A Kabupaten Kampar. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drg. Awal Haeniwati mewakili Kepala Dinas DPPKBP3A.

    Ketua Panitia Sosialisasi, Putria dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan yang berlangsung sehari ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pelaksana program KB yaitu PLKB, bidan, kader dan pasangan usia subur dalam memilih alat kontrasepsi setelah persalinan dan pasca keguguran.

    Kegiatan ini diikuti 48 orang peserta yang terdiri dari, bidan, PLKB, kader dan pasangan usia subur (PUS) dari 3 kecamatan yakni kecamatan Gunung Sahilan, kecamatan Siak Hulu dan kecamatan Kampa yang masing-masing kecamatan mengirimkan peserta sebanyak 16 orang. Sedangkan narasumber didatangkan dari RSUD Bangkinang Dr. Arvan SPOG dan dua orang perwakilan DPPKBP3A yakni Drg Awal Haeniwati dan Irma Suryani.

    Sekretaris DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drg. Awal Haeniwati pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa diera reformasi saat ini, program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga masih tetap menjadi perhatian dan komitmen pemerintah.

    Dimana, katanya, program ini masih tercantum dan diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 dan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2010 Tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional yang telah direvisi menjadi Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2013.

    Sebagai tindak lanjut dari peraturan ini, maka kebijakan pembangunan kependudukan dan keluarga berencana dalam RPJMN 2010-2014 diarahkan kepada pengendalian penduduk.

    “Kondisi  saat ini menunjukkan bahwa wanita  berstatus kawin di Kabupaten Kampar telah mengetahui tentang alat/obat kontrasepsi modern. Namun sayangnya pengetahuan  tersebut tidak diikuti dengan perilaku penggunaan kontrasepsi modern tersebut,” kata Drg. Awal.

    Diperkirakan sekitar 53 persen saja wanita berstatus kawin memakai kontrasepsi. Sementara wanita kawin yang tahu tentang metode amenotea laktasi (MAL) yaitu cara ber KB dengan memberikan ASI ekslusif diperkiran hanya sekitar 40 persen saja.

    Ditegaskan Awal Haeniwati, bahwa untuk mewujudkan pembangunan yang berwawasan kependudukan dan keluarga kecil bahagia sejahtera maka semua petugas program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KB-KR) di lapangan dituntut lebih profesional dan mempunyai kompetensi dalam memberikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan sasaran yang  telah ditetapkan.

    Salah satu program pemerintah yang strategis dalam upaya pengaturan kelahiran adalah KB pasca persalinan dan pasca keguguran. Program ini diharapkan dapat  menanggulangi peningkatan angka kematian ibu dan bayi serta ledakan penduduk di Kabupaten Kampar.

    Oleh sebab itu, sambung Drg Awal, Pemerintah Kabupaten Kampar melalui DPPKBP3A Kabupaten Kampar menyambut baik dilaksanakannya kegiatan sosialisasi KB pasca persalinan dan pasca keguguran yang merupakan upaya dalam meningkatkan pengetahuan petugas program KB-KR di lapangan dan kader dalam memberikan KIE tentang perencanaan keluarga, pilihan kontrasepsi bagi ibu bersalin, ibu menyusui, metode KB pasca persalinan dan pasca keguguran, konseling dengan tujuan mengatur kelahiran, menjaga jarak kehamilan dan menghindari ibu hamil yang tidak diinginkan melalui alat atau kontrasepsi setelah melahirkan atau keguguran.

    **red/syaiful



     
    Berita Lainnya :
  • Tingkatkan Pengetahuan Pelaksana Program, DPPKBP3A Gelar Sosialisasi KB Pasca Persalinan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
    07 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved