Minggu, 28 November 2021
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Tempat Wisata Pekanbaru Membludak, Teva Iris: Pemerintah Kemana?
Minggu, 16-05-2021 - 11:35:00 WIB | Dibaca: 7224
Foto: Medialaskar/Ist
TERKAIT:
 
  • Tempat Wisata Pekanbaru Membludak, Teva Iris: Pemerintah Kemana?
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com – Lagi-lagi, warga Kota Pekanbaru merasa dikecewakan oleh ulah Tim Gugus Tugas Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Provinsi Riau. Aturan yang sudah diberlakukan sepertinya tidak berlaku bagi tempat wisata di Pekanbaru.

    Seperti yang saat ini tengah viral, video yang menyebar di Grup WhatsApp terlihat lautan manusia menumpuk di salah satu tempat wisata di Kecamatan Rumbai.

    Meski begitu, dari hasil rekaman video amatir yang menyebar tidak ada satupun dari Tim Gugus Tugas yang tampak di lokasi.

    Melihat hal itu, Ketua Umum Pemuda Milenial Pekanbaru, Teva Iris geram dan meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Jokowi untuk memberikan teguran keras kepada Tim Gugus Tugas yang sudah diberikan tugas untuk tidak ada lagi kerumunan di Pekanbaru.

    "Saya sangat kecewa dengan Pemerintah, khususnya Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekanbaru serta Provinsi Riau. Saya selaku Ketua Pemuda Milenial Pekanbaru sudah mengimbau kepada masyarakat jangan berkerumun, jangan lupa pakai masker, tetapi masih saja berkerumunan," ungkap Teva, Minggu (16/5/2021).

    Dijelaskan Teva, video wisata Asia Haritage Pekanbaru yang sudah tersebar luas di grup WhatsApp ataupun di medsos lainnya, tidak satupun tim Gugus Tugas terlihat di lokasi wisata tersebut.

    Dengan akan datangnya Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ke Pekanbaru, Teva meminta agar ada teguran keras bagi Pemko Pekanbaru maupun Pemprov Riau, karena Pekanbaru sudah zona merah, artinya sudah parah, jangan dibuat semakin parah.

    Selain itu kata Teva, beberapa titik di Kota Pekanbaru seperti di Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga terlihat kerumunan. Sedangkan di Provinsi Riau sudah kategori berbahaya.

    “Jadi saya meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk memberi sanksi tegas kepada pemerintah Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Provinsi terkait kelalaian yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas,” pinta Teva dengan tegas.

    Teva dengan tegas juga meminta kepada pengelola wisata/cafe yang massanya banyak agar dibatasi. “Kalau memang dibuka tolong pihak pemerintah beri surat edaran untuk dapat membuka semuanya jangan ada tebang pilih, jangan sampai anggaran miliaran rupiah yang dianggarkan untuk Covid-19 ini sia-sia saja dan kita semua merugi,” tutup Teva.

    **red/ist



     
    Berita Lainnya :
  • Tempat Wisata Pekanbaru Membludak, Teva Iris: Pemerintah Kemana?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Borneo Water Park Kampar; Objek Wisata Air dengan Aneka Fantasi
    03 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    04 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    05 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    06 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved