Selasa, 01 Desember 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Dipertanyakan, Pemko Pekanbaru Belum Lakukan Pemotongan Bando Reklame Ilegal
Jumat, 22-10-2020 - 11:51:12 WIB | Dibaca: 1543

TERKAIT:
 
  • Dipertanyakan, Pemko Pekanbaru Belum Lakukan Pemotongan Bando Reklame Ilegal
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Beberapa waktu lalu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru sudah intruksikan instansi terkait untuk memotong tiang reklame maupun tiang bando yang ilegal. Tapi anehnya hingga kini, belum juga dilakukan tim yustitusi.

    Padahal, aturan itu tertera di Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 20 Tahun 2010 tentang pemanfaatan bagian dari jalan. Yakni di pasal 18 berbunyi bahwa konstruksi bangunan iklan serta media informasi tidak boleh melintang di atas jalan.

    Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar menegaskan, tampaknya dalam kebijakan Wako Pekanbaru tak kunjung terealisasi untuk potong tiang reklame. Artinya, patut dipertanyakan keseriusan Pemko menegakan aturan yang berlaku di daerah ini.

    Dikatakan dia, jika Pemko tidak memiliki anggaran menebang tiang reklame yang ilegal tersebut, Pemko Pekanbaru harus berinovasi mencari solusinya. Misalnya, untuk memotong reklame itu, serahkan kepada pihak ketiga. Dan hasil dari besi-besi itu bisa dilelang.

    "Permasalahan ini dapat terselesai oleh Pemko Pekanbaru. Hanya saja, kenapa tidak dilaksanakan. Maka, sangat patut dipertanyakan niat, serta keinginan dari Pemko bisa menindak oknum pelanggar peraturan yang berlaku," katanya.

    Politisi PDI-P ini, menegaskan jika OPD yang bertanggung jawab dalam hal ini tidak tegakan Peraturan Daerah (Perda) dengan maksimal. Maka dia minta agar dievaluasi pejabat tersebut secepatnya.

    "Kalau OPD tidak bisa bekerja, maka kita minta walikota untuk evaluasi OPD yang bersangkutan. Karena ini sudah berlarut lama tidak ada dikerjakannya. Sehingga, juga patut dipertanyakan keseriusannya dalam menegakan aturan," katanya.

    Sebagaimana diketahui, di Pekanbaru ini ada sembilan bando yang dikategori ilegal. Terkait ribut-ribut penebanganya pohon pelindung di Jalan Nangka atau kini Jalan Tuanku Tambusai itu. Wako Pekanbaru meintruksikan tebang tiang reklame ilegal.

    Berikut ini titik tiang bando yang dinilai ilegal. Bando berada di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar yang persis dekat Markas Yon Arhanudse-13 BS.

    Di Jalan Riau, sebelumnya ada dua titik bando yakni satu titik berada dekat pertigaan Jalan Riau dan Jalan Kulim, satu lagi bando berada dekat gerbang masuk Hotel Grand Elite Hotel. Bando yang di depan Grand Elite Hotel sudah dipotong.

    Kemudian, ada dua berdiri di Jalan Tuanku Tambusai, satu berada di sekitar Mal SKA dan satu lagi di depan salah satu bank. Bando yang berada di depan bank ini beberapa hari lalu mendapat sorotan.

    Sebab, meski ilegal bando itu masih menayangkan beberapa iklan besar. Namun, Satpol PP sudah menurunkan iklan-iklan yang dipasang berlapis itu.

    Dua titik bando lainnya berada di Jalan Soekarno-Hatta. Posisi bando berada dekat Kantor Asuransi Sinarmas dan Hotel Oglaria. Dan satu lagi, dekat dealer Honda.

    Kemudian, satu titik bando berada di Jalan Sudirman Ujung, dekat Soto Bude Simpang Tiga. Satu titik lagi, berada di jalan Imam Munandar atau Harapan Raya dekat persimpangan Jalan Kapling.

    Selain Bando, tiang reklame ilegal atau tidak diposisi yang semestinya banyak di temui di Kota Pekanbaru. Seperti di Jalan Yos Sudarso, tiang reklame ditanam di atas trotoar. Seharusnya, dalam Perda tiang reklame minimal satu meter di luar median jalan.

    **



     
    Berita Lainnya :
  • Dipertanyakan, Pemko Pekanbaru Belum Lakukan Pemotongan Bando Reklame Ilegal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    04 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    05 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    06 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    07 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved