Selasa, 01 Desember 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Harapan YLKI pada Pengelola HK
Jumat, 06-11-2020 - 19:10:00 WIB | Dibaca: 1373
TERKAIT:
 
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Harapan YLKI pada Pengelola HK
  •  

    Jakarta, Medialaskar.com- Menjelang diberlakukanya rarif ruas Tol Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 KM, oleh pihak Pemerintah melalui PT Hutama Karya (HK) Persero. Maka dalam ini, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) minta agar keamanan dan keselamatan pengguna tol diprioritaskan.

    Demikian disampaikan pengurus harian YLKI Tulus Abadi. Menurutnya angka kecelakaan sepanjang September hingga Oktober 2020 yang mencapai 9 kali kecelakaan fatal dan menewaskan sebanyak 4 orang pengguna tol permai, menjadi catatan khusus terkait indikasi adanya masalah yang harus diperhatikan oleh HK atas kondisi tol permai.

    "Keselamatan dan keamanan penggunaan tol permai harus diperhatikan oleh HK. Hal ini sangat mendesak karena sebagai infrakstruktur, tol Permai adalah akses baru bagi warga Riau, sehingga dikhawatirkan terjadi cultural shock bagi warga setempat, dan bisa berimplikasi buruk dari sisi keselamatan," kata Tulus Abadi, Jumat (6/11/20) di Jakarta.

    Hal ini bisa diantisipasi dengan memberikan penandaan yang kuat di ruas tol, khususnya di titik titik rawan. Managemen HK seharusnya melakukan sosialisasi secara masif sebelum tol tersebut diberlakukan, terkait misalnya cara aman berkendara di dalam jalan tol.

    "Managemen HK juga harus mewujudkan jalan tol yang berkelanjutan dari sisi lingkungan misalnya banyak penghijauan sepanjang jalan tol dan di rest area, dan mewujudkan efisiensi energi. Misalnya menggunakan solar sel untuk penerangan jalan tol," katanya dilansir cakaplah.com.

    Setelah berbayar, paparnya, managemen HK juga harus konsisten dengan penerapan SPM jalan tol. salah satunya aspek infrastruktur/kualitas jalan. Sebagai tol baru, sering terjadi kerusakan jalan, karena faktor kontur tanah, curah hujan, dan lain-lain.

    "Mengutamakan sektor UKM dan UMKM untuk berdagang di rest area. Sehingga keberadaan jalan tol bisa dirasakan masyarakat lokal dan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Khususnya bagi masyarakat yang terdampak atas pembangunan jalan tol tersebut," ucapnya.

    Untuk itu ucap Tulus, harga makanan dan minuman yang dijual di rest area seharusnya dicantumkan, sehingga konsumen terinformasi berapa alokasi biaya yang akan dikeluarkan saat makan/minum di rest area.

    Selama masa pandemi Covid-19, ungkapnya, aspek pengendalian Covid juga harus menjadi perhatian serius, khususnya di area rest area. Jangan sampai rest area jalan tol Permai menjadi area transmisi Covid-19.

    **



     
    Berita Lainnya :
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Harapan YLKI pada Pengelola HK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    04 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    05 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    06 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    07 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved