Selasa, 01 Desember 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Haknya Tak Dipenuhi Perusahaan, Buruh PT Padasa Enam Utama Demo ke Kantor Gubri
Kamis, 22-10-2020 - 13:51:12 WIB | Dibaca: 4567

TERKAIT:
 
  • Haknya Tak Dipenuhi Perusahaan, Buruh PT Padasa Enam Utama Demo ke Kantor Gubri
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Ratusan orang buruh atau pekerja, tergabung di
    dalam Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Kampar, melakukan unjuk rasa ke Kantor Gubernur Riau. Ini seiiring meminta bantuan agar haknya dibayarkanya PT Padasa Enam Utama. Tapi, tak kunjung digubris.

    Massa dalam aksi, meminta Gubernur Riau Syamsuar agar bisa menegakkan Undang Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 141. Ini untuk menurunkan direksi PT Padasa Enam Utama yang tidak memenuhi hak mereka sebagai buruh. Karena, terkesan perusahaan tak jalankan protokol Covid.

    "Segera panggil direksi dari PT Padasa Enam Utama didalam 1x24 jam. Segera selesaikan ini status kami di kemitraan, usut tuntas masalah tukar guling yang di mitra. Tolong buka kan hati nurani bapak gubernur bahwa kami sekarang terombang-ambing seperti buih yang di lautan," ucap Kordinator Lapangan aksi, Kormaida Sibiro, Kamis (22/10/20).

    Ia menegaskan beberapa tuntutan para buruh. Di antaranya, selama ini mereka bekerja sebagai buruh, tetapi tidak ada ambulance dan juga Alat Pelindung Diri (APD) tidak pernah dikasih oleh pihak perusahaan. Hal itu, sudah dilaporkan ke Disnakertrans sebagai instnasi yang terkait, tapi hingga kini tidak jelas.

    Selain itu, cuti masa haid perempuan tidak pernah dikasih, perumahan air dan listrik juga tidak layak. Kemudian harga tonase 40 perak menjadi 70 perak, slip gaji tidak pernah diberikan. Para buruh mengaku pengusaha juga mehadirkan pekerja dari luar. "Maka ini yang diminta pada Pak Gubernur agar memenuhi hak kami ini," pungkasnya.

    Cukup lama berorasi di halaman luar pagar Kantor Gubernur Riau tersebut, Tapi, gubernur Riau Syamsuar tak juga kunjung datang menemui para buruh. Massa aksi inipun mulai gerah dengan ketidak pedulian orang nomor satu ini. Sehingga mulai mendobrak pintu masuk Kantor Gubernur Riau.

    Aksi saling dorong mendorong di depan Kantor Gubernur Riau pun terjadi, yang lantarannya massa aksi ingin masuk ke dalam menjumpai Gubernur Riau. Yang akibat aksi dorong mendorong itu, pintu pagar masuk Kantor Gubernur Riau jadi rusak. "Saudara-saudara ini, melanggar hukum dikarena telah ada pengrusakan. segera bubarkan diri," ucap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang.

    Massa aksi dipaksa mundur oleh pihak petugas kepolisian dengan megunakan water canon. Tapi, hingga saat itu masih tetap bertahan dengan meminta kepada Gubernur Riau menemui massa aksi. Ini meminta agar bisa menegakan Undang Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 141.

    **



     
    Berita Lainnya :
  • Haknya Tak Dipenuhi Perusahaan, Buruh PT Padasa Enam Utama Demo ke Kantor Gubri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    04 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    05 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    06 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    07 Program Pembinaan Karang Taruna, Wadah Mewujudkan Generasi Muda Berkualitas
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved