Kamis, 23 Januari 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Fitra Riau Sebut Kerabat Kepala Daerah dan Sekda Jadi Pejabat itu Tidak Baik
Jumat, 10-01-2020 - 11:21:12 WIB | Dibaca: 1277
TERKAIT:
 
  • Fitra Riau Sebut Kerabat Kepala Daerah dan Sekda Jadi Pejabat itu Tidak Baik
  •  

    Pekanbaru,Medialaskar.com - Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Provinsi Riau, menilai dilantik kerabat dekat gubernur, sekretaris daerah hingga walikota dalam jajaran pejabat eselon 3 dan 4 dinilai tidak baik dalam upaya memperbaiki birokrasi di daerah.

    Hal itu ditegaskan koordinator Fitra Riau
    Triono Hadi kepada wartawan, Jumat di Pekanbaru. Dikatakannya, Kepala daerah atau pimpinan tinggi daerah mestinya sebisa mungkin menghindari conflict of interest dalam penempatan jabatan bawahannya. Salah satu bentuknya menempatkan keluarga, atau orang yang bukan keluarga namun disebabkan karena kepentingan tertentu.

    Buktinya, saat ini sambung Triona telah terjadinya pro dan kontra turut dilantik menantu, istri, kakak, hingga adik dari gubernur Riau dan Sekretaris Daerah Provinsi Riau untuk menduduki jabatan tertentu. "Tak hanya di Pemprov Riau, hal serupa juga terjadi di Pemerintah Kota Pekanbaru dimana anak dan menantu Walikota Pekanbaru juga turut dilantik," katanya.

    Menurut Triono, idealnya dan menjadi keharusan dalam perekrutan pejabat harus dilakukan dengan profesional. Hal itu guna untuk mendapatkan SDM yang benar-benar memiliki kualitas berkemampuan dalam menjalankan atau membantu kepala daerah untuk mencapai visi dan misinya. Tentu yang penting juga adalah integritas.

    Apalagi, sambung Triono jika hal tersebut dilakukan dengan tidak profesional, misalnya tidak berdasarkan kriteria yang sesuai dengan kebutuhan, tidak melihat kemampuan. Hal ini menjadi kekhawatiran apa yang menjadi cita-cita pembangunan tidak akan tercapai.

    "Di kasus Riau ini, dengan adanya beberapa kerabat keluarga atau kerabat dekat yang diangkat menjadi pejabat untuk duduk di eselon IV dan III, tentu jika dibandingkan dengan jumlah pejabat yang diangkat sebanyak 700 lebih, jumlahnya sangat sedikit. Namun demikian itu tetap tidak baik dalam pengelolaan SDM yang profesional dan dalam upaya memperbaiki birokrasi atau yang disebut reformasi birokrasi," katanya.

    Karena, belum dapat dipastikan juga apakah orang-orang (kerabat) tersebut benar-benar memiliki kemampuan yang cukup untuk ditempatkan di jabatan tertentu. Atau memang sudah tidak ada lagi orang yang memiliki kemampuan lebih untuk didudukkan dalam jabatan tersebut yang ada di Riau saat ini.

    Lebih lanjut, Triono mengatakan, kuncinya adalah kepala daerah atau Sekda harus benar-benar dapat memastikan dan membuktikan orang - orang tersebut dapat bekerja secara profesional.

    Namun demikian, terlepas dari pro kontra tersebut, kata Triono, perlu diketahui, setiap ASN memiliki hak untuk mendapatkan promosi. Jika memang sudah memiliki kecakapan, sesuai dengan prosedur, dan yang paling penting benar-benar memiliki integritas yang tinggi.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Fitra Riau Sebut Kerabat Kepala Daerah dan Sekda Jadi Pejabat itu Tidak Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    04 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    05 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    06 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved