Rabu, 17 Juli 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Pasca Lebaran, Ratusan Mobdin Pejabat Riau Masih Tetap Terpakir di Kediaman Gubernur
Sabtu, 13-07-2019 - 10:01:13 WIB | Dibaca: 648
Mobil dinas untuk operasional pejabat ini masih terpalit
TERKAIT:
 
  • Pasca Lebaran, Ratusan Mobdin Pejabat Riau Masih Tetap Terpakir di Kediaman Gubernur
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Sejumlah mobil dinas (mobdin) milik Pemprov Riau masih tertahan di halaman rumah dinas Gubenur Riau Syamsuar. Kendaraan itu,  berada disana sejak keluarnya himbauan gubenur hal larangan membawa mobdin untuk libur lebaran.

    Saat ini lebih dari 300 mobil plat merah masih tertahan di rumah gubernur. Dan  jumlah tersebut menciut, dari total 575 mobdin terpakir sejak dimulainya libur lebaran tahun 2019 (akhir Mei) lalu.

    Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau, Taufik Arrakhman, mengungkapkan berlarutnya penahanan mobdin itu, dapat membuat tugas operasional pegawai Pemprov Riau menjadi kurang optimal. Oleh sebab itu, Taufik beharap Gubenur Riau segera menuntaskan persoalan mobdin.

    Politisi Partai Gerindra ini kurang setuju persoalan pajak menjadi dalil lamanya mobdin ditahan. Kata Taufik, seharusnya Pemprov Riau dapat membedakan antara tanggungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan hak seorang aparatur sipil negara (ASN).

    "Ada pos anggaran untuk itu (pajak) di masing-masing OPD. Kalau seandainya pajaknya tidak dibayar, ya tagihkan saja pada satuan kerja (Satker) terkait," kata Taufik kepada wartawan.

    Adapun pasca pengandangan mobdin di kediaman gubenur. Sejumlah keganjilan penggunaan mobdin terbongkar. Selain terdapatnya kendaraan dinas yang tidak membayar pajak, dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau memakai mobdin lebih dari satu. Bahkan mantan pejabat diketahui masih menggunakan mobdin.

    Selain menyelesaikan urusan pajak dengan Satker terkait, Taufik pun berharap Pemprov Riau segera membuat kesimpulan terkait kualitas mobdin yang saat ini dimiliki. Pasalnya Pemprov akan terbebani urusan perawatan dan pemeliharaan jika tetap menggunakan kendaraan yang sudah tak layak.

    "Kalau nanti ada kendaraan yang usia pakainya tidak produktif lagi, bisa diremajakan atau lelang," ujarnya. Di sisi lain, persoalan yang membelit mobdin juga menimbulkan tanda tanya soal kinerja Pemprov Riau dalam menata aset pemerintah.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Pasca Lebaran, Ratusan Mobdin Pejabat Riau Masih Tetap Terpakir di Kediaman Gubernur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
    07 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved