Rabu, 15 Juli 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Praktik Ilegal Logging di Hutan Lindung Kabupaten Kampar Masih Marak
Jumat, 19-06-2020 - 11:31:12 WIB | Dibaca: 1752

TERKAIT:
 
  • Praktik Ilegal Logging di Hutan Lindung Kabupaten Kampar Masih Marak
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Ternyata, pembalakan liar atau yang disebut Ilegal logging di Provinsi Riau ini, masih terjadi dan marak. Seperti diwilayah konservasi Rimbang Baling Kampar, serta baru-baru ini wilayah Cagar Alam Bukit Bungkuk di Kabupaten Kampar.

    Demikian dipaparkan oleh Kepala Balai Besar KSDA Riau, melalui Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro, saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/20). Diterang dia, menegakan aturan hukum ini masih tetap dilakukan. Terlebih itu ada ditemui pembalakan liar didalam kawasan hutan dilindungi seperti di Kampar tersebut.

    "Baru-baru ini kita dari Balai Besar KSDA Riau, ada menangkap tujuh orang. Yang karena melanggar hukum. Sebab, sudah merusak hutan dilindungi negara. Yakni, yang di wilayah Cagar Alam ( CA ) Bukit Bungkuk, Kabupaten Kampar, hari Sabtu (13/6/20) lalu. Disaat ini, pelaku sedang diproses secara hukum," terang Heru.

    Kesempatan itu, Heru menjelaskan dari kronologis penindakan berawal adanya aktivitas illegal logging dalam kawasan tersebut berasal laporannya masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Balai Besar KSDA Riau ini, turunkan tim untuk pengecekan serta tindakan dilokasi. Hal itu benar disampaikanya masyarakat.

    "Di lokasi, tim telah berhasil menangkap pelaku tujuh orang. Dengan inisial ini DP, AD, HR, IW, dan ADN. Ditangkap sedang merakit dan mengangkut kayu olahanya 4 kubik kayu jenis Meranti gunaka 2 unit sepeda motor. Serta satu wanita itu juru masak inisial NH, dan DR disaat sedang melangsir kayu satu kubik," sebutnya.

    Kemudian, tim membawa ketujuh orang pelaku untuk pemeriksaan lokasi. Maka ditemukan enam buah pondok, dan dua unit chain saw, bahkan alat penarik kayu berupa selling katrol dengan sepanjang kurang lebih 100 meter terpasang pada pohon untuk menarik kayu hutan sudah diolah tersebut yang menjadi bahan.

    Berdasarkan keterangan sementara dari pelaku, kata Heru, semuanya itu berasal Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat dimodali seseorang yang berasal Simpang Siabu, Kabupaten Kampar. Ha cukong itu akan ditelusur keberadaanya dan lanjut dilakukan proses hukum.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Praktik Ilegal Logging di Hutan Lindung Kabupaten Kampar Masih Marak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved