Selasa, 29 09 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Massa AMMAN Desak Polisi Tangkap Wabup Bengkalis Muhammad yang Tersangka Korupsi
Rabu, 12-02-2020 - 14:09:45 WIB | Dibaca: 5004
TERKAIT:
 
  • Massa AMMAN Desak Polisi Tangkap Wabup Bengkalis Muhammad yang Tersangka Korupsi
  •  

    Pekanbaru,Medialaskar.com- Masa dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Riau (AMMAN) ini berunjuk rasa saat kedatangannya Kapolri Idham Azis, ke Pekanbaru, Rabu (12/2/20), di depan Mapolda Riau. Mereka mendesak Polisi menahan tersangka korupsi pengadaan pipa PDE Inhil segera, karena sudah dua kali mangkir dari panggilan dari penyidik Ditreskrimsus Polda Riau.

    Dii depan Mapolda Riau, Massa aksi ini meminta polisi menangkap Wakil Bupati Bengkalis Muhammad. "Dengan aksi ini, kami mendesak polisi, segera menahan Muhammad, merupa tersangka korupsi pengadaan pipa PDE Inhil. Dimana, saat ini Muhammad jabat Wabup Bengkalis," ungkap pendemo Kordinator Lapangan, Didik Arianto.

    Selain itu juga mendesak supaya berkas dari perkara Muhammad, segera dapat diselesaikan untuk dilimpahkan kepada pihak jaksa. Padahal diketahui, bahwa Wabup, Muhammad, sendiri sudah jadi atau ditetapkan itu sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan karena berkasnya segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

    Pantauan, massa AMMAN yang beraksi di depan kantor Mapolda Riau, dihadang sejumlah polisi agar tidak berunjuk rasa. Pihak kepolisian minta massa pendemo membubarkan diri disebabkan alasanya kondisi kurang kondusif. Namun massa aksi ini, tidak mengindahkan imbauanya petugas kepolisian.

    Massa aksi juga meminta, pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), supaya bisa melakukan supervisi kasus dugaan korupsi melibatkan Muhammad sebagai tersangka. Mereka ini, khawatir lantaran Muhammad itu masih menjabat bahkan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis oleh Pemprov Riau ini, meski menyandang status tersangka.

    "Kami tak mau pemaling berkeliaran dan merongrong uang rakyat," ucapnya, yang dilansir oketimes.com. Dikatakan, pihak AMMAN berharap, dengan ada gerakan ini kepolisian bisa mempercepat dalam penanganan penegakan hukum kepada para koruptor, sehingganys Kabupaten Bengkalis terbebas dari kasus korupsi.

    Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menyebutkan, bahwa pihaknya telah memanggil Muhammad sebagai tersangka dugaan korupsi pipa transmisi PDAM. Namun, politikus PDIP tersebut tidak hadir sebanyak dua kali.

    "Sudah dua kali, tetapi tidak hadir tanpa keterangan, untuk memenuhi panggilan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Senin (10/2/20).

    Sunarto menyebutkan berdasarkan aturan hukum, Muhammad akan dijemput paksa untuk panggilan ketiga. "Disertai surat perintah membawa. Itu kita lakukan sesuai prosedur hukum," tegasnya.

    Status tersangka Muhammad terkuak, setelah Kejaksaan Tinggi Riau menyebutkan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) perkara dugaan korupsi pipa transmisi PDAM senilai Rp3,4 miliar, dengan mencantumkan nama wakil Bupati Bengkalis, Muhammad.

    SPDP itu diterima Kejari pada 3 Februari 2020 kemarin. "Kemarin kita terima SPDP tanggal 3 Februari atas nama inisial M ST MP. Kalau sudah SPDP berarti sudah tersangka," kata Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau Hilman Azizi.

    Hilman menjelaskan SPDP yang dikirim oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau setelah dua bulan sebelumnya kedua penegak hukum itu melaksanakan gelar perkara di gedung Kejati Riau.

    Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada pertengahan 2019, menjatuhkan vonis tiga terdakwa.

    Ketiganya adalah Direktur PT Panatori Raja, Sabar Stevanus P Simalongo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Edi Mufti BE dan konsultan pengawas proyek, Syahrizal Taher. Hakim menyebut, ketiganya merugikan negara Rp2,6 miliar lebih.

    Ketika proyek pipa itu bergulir, Muhammad bertindak selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan Pengguna Anggaran di Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riau.

    Pada saat lelang diumumkan pada tanggal 14 Mei 2013 hingga 21 Mei 2013 melalui website LPSE Riau www.lpse.riau.go.id, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Komitmen adalah sejumlah Rp3.828.770.000.

    Saat lelang dimulai saksi Harris Anggara alias Lion Tjai selaku Direktur PT Cipta Karya Bangun Nusa mengaku sebagai supplier pipa dari Medan dan memakai tiga perusahaan untuk mengikuti lelang, yakni PT Panotari Raja, PT Harry Graha Karya dam PT Andry Karya Cipta.

    Dalam pelaksanaan pipa terdapat penyimpangan dalam proses pelelangan. Terdapat kesamaan dukungan teknis barang/spesifikasi teknik yang ditawarkan antara dokumen ketiga perusahaan fiktif.

    Terdakwa Sabar Stefanus P Simalongo bersama Harris Anggara secara leluasa melaksanakan pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500 mm TA 2013 secara tidak benar.

    Pipa transmisi yang dipasang tidak sesuai dengan SNI Nomor 4829.2:2012 maupun SNI Nomor 06-4829-2005, yang berarti material atau bahan baku yang digunakan tidak sesuai dengan standar mutu.

    Pengujian terhadap kekuatan hidrostatik pipa selama 65 jam pada suhu 80°c akan tetapi pada saat dilakukan pengujian yaitu pada jam ke 36:24 pipa yang diuji tersebut pecah. Selain itu, pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500 mm TA 2013 telah terjadi keterlambatan 28 hari kerja.

    Seharusnya, kontraktor pelaksana PT Panotari Raja diberlakukan denda keterlambatan, pemutusan kontrak, dan pencairan jaminan pelaksanaan. Namun hal itu tidak dilakukan Dinas PU Riau. Diduga, Dinas PU Riau merekayasa serah terima pertama pekerjaan atau Provisional Hand Over.

    Dalam proses pelaksanaan pengawasan pekerjaan oleh CV Safta Ekatama Konsultan yang dilaksanakan terdakwa Syafrizal Thaher dengan nilai Rp114.981.818, belum dipotong pajak 10 persen. Laporan dibuat secara tidak benar. Akibat perbuatan itu, negara dirugikan Rp2.639.090.623 miliar.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Massa AMMAN Desak Polisi Tangkap Wabup Bengkalis Muhammad yang Tersangka Korupsi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Syahril Topan Maju Pilkada Rekomen PPP, Sekretaris DPD PAN Rohul Bantah ada Perpecahan
    03 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    04 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    05 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    06 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    07 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved