Kamis, 13 08 2020
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Dugaan Pungli NL Staf Disdik Riau ini Resmi Dilaporkan ke Polda dan Kejati
Rabu, 08-01-2020 - 10:50:12 WIB | Dibaca: 7101
TERKAIT:
 
  • Dugaan Pungli NL Staf Disdik Riau ini Resmi Dilaporkan ke Polda dan Kejati
  •  

    Pekanbaru,Medialaskar.comb- Adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) agenda
    Pendidikan Latihan (Diklat) Kepala SMK se- Riau, dan berlangsung 5 hari. Yakni, tanggal 04 hingga 08 November 2019, di Fox Hotel Jalan Riau Pekanbaru.

    Dugaan pungli itu, diungkap Muhajirin Siringo Ringo berdasarkan adanya bukti kwitansi pembayaran bahkan ada surat pernyataanta salah satu Kepala Sekolah yang menyatakan keberatannya tentang dikutip dana tambahan tersebut

    Salah seorang oknum staf di Disdik Riau dengan berinisial NL, merupakan PPTK ini pun resmi dilaporkan oleh Muhajirin pada Polda dan serta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Laporan itu, terkait dugaan Pungli di kegiatan Diklat Kepala SMK se- Riau tersebut dengan harapan dapat ditindaklanjuti.

    "Yah. Sudah ada kami melaporkan salah seorang oknum berinisial NL ini, kepada penegak hukum. Yaitu ke Polda, bahkan ke Kejati Riau. Yang dilaporkan itu, yakni dugaan Pungli, pada kegiatan selama 5 hari pada tanggal 04 hingga 08, di bulan November 2019 bertempat di Fox Hotel Jalan Rau Pekanbaru," katanya.

    Didalam laporan itu, sambung Muhajirin Siringo Ringo berdasarkan adanya bukti kwitansi pembayaran, dan bahkan surat pernyataaya salah satu Kepala Sekolah yang menyatakan keberatannya dikutip adanya dana tambahan tersebut.

    Muhajirin Siringo Ringo ini mengatakan, pada surat pernyatan tersebut berisikan
    mekanisme pembayaran. Bahwa untuk Kepala Sekolah swasta agar disetorkan melalu Syf salah seorang oknum Kepala Sekolah swasta. Sedangkan yang untuk Kepala Sekolah negeri, disetor pada Sd dan Gn yang keduanya itu juga merupa oknum Kepala Sekolah negeri.

    Dijelaskan, adapun besar nominal yang dipungut untuk Kepala Sekolah negeri adalah sebesar Rp720 ribu, sedangkan untuk Kepala Sekolah swasta itu Rp350 ribu dengan catatan uang saku selama 5 hari tidak diberikan dan diwajib untuk menandatangani amprah.

    Terkait ini NL yang dilaporkan itu, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA) miliknya, mengatakan, bahwa dari yang ditudingkan dalam laporan itu jelas tidak benar. "Karena saya pernah pungut uang yang disebut tersebut. Artinya, hal itu tidak benar," katanya.

    Disinggung terkait dengan ada laporan dugaan Pungli ke penegak hukum yaitu Polda dan Kejati Riau tersebut. Disebut dia, bahwa laporan tersebut fitnah yang dikarenakan jelas tidak benar demikian. Dan biar saja. Tapi sambungnya, semua itu sudah diklarifikasi oleh atasan.


    **red/ru



     
    Berita Lainnya :
  • Dugaan Pungli NL Staf Disdik Riau ini Resmi Dilaporkan ke Polda dan Kejati
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Agar Anda Tahu, Apa Itu Reses Anggota Dewan?
    02 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    03 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    06 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    07 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved