Selasa, 10 Desember 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
LSM Pilar Bangsa: Diduga Pekerjaan Satker SNVT Penyedia Perumahan Kemen-PUPR di Riau Bermasalah
Selasa, 13-08-2019 - 12:09:12 WIB | Dibaca: 6120

TERKAIT:
 
  • LSM Pilar Bangsa: Diduga Pekerjaan Satker SNVT Penyedia Perumahan Kemen-PUPR di Riau Bermasalah
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Pengerjaanya proyek atau paket pekerjaan di Provinsi Riau pada Kementerian PUPR Dirjen Satuan Kerja (Satker) Penyedian Perumahan. Diduga telah bemasalah, dalam pelaksanaanya pekerjaan pembangunan proyek. Ini Informasi dan data diterima LSM Pilar Bangsa dari masyarakat.

    Dimana, pengerjaan proyek yang dimaksud adalah Pembangunan Rumah Khusus Riau 1 di Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil) pada APBN ditahun 2018, nilai kontrak Rp5.775.191.000. Dan juga, Pembangunan Rumah Susun Riau 1 di Kuantan Singingi (Kuansing) tahun 2018 dengan nilai Rp12.601.700.000

    Hal ini disampaikan Ketua LSM Pilar Bangsa Superleni S. Sos kepada wartawan. Katanya, sehubungan hal itu pihaknya telah menyurati Dirjen Satker Penyedian Perumahan Provinsi Riau konfirmas akan permasalahan tersebut. Tetapi sambungnya, dari jawaban balasanya pihak Satker yang diterima itu, dirasa sangat janggal. Karena dikait-kaitkan pelaksanaan pekerjaan itu TP4D.Kejaksaan Tinggi Riau.

    "Aneh memang, isi balasan surat dari Satker Penyedian Perumahan Provinsi Riau. Dalam surat balasan itu, bahwa Paket Pekerjaan ini sudah dilakukan koordinasi pengawalan dan pengawasannya Tim TP4D Kejaksaan Tinggi Riau," kata Superleni yang mengutip isi surat balasan surat Dirjen Penyedian Perumahan Provinsi Riau

    Karena ungkap Superleni yang juga mantan Panwaslu Riau mengatakan, dimana bahwa sepengetahuan pihaknya. Kalau TP4D bukan sebagai pengawas dalam hal pelaksanaanya kegiatan pembangunan dari pekerjaan. Yang juga bukan merupakan tupoksinya. Dikarena, pengawasanya terhadap pekerjaan itu sudah ada pihak konsultan yang mengawasi

    Sehubugan, dengan tidak adanya tanggapan yang jelas terhadap pelaksanaanya kegiatan proyek tersebut. Maka ungkap mantan Ketua Panwaslu Kota Pekanbaru ini, pihaknya akan membuat laporan secara resmi terkait. Yaitu adanya dugaan penyimpangan pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut pada pihak terkait untuk menindaklanjuti secara hukum. Sebab,di dalam kegiatan diduga ada Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • LSM Pilar Bangsa: Diduga Pekerjaan Satker SNVT Penyedia Perumahan Kemen-PUPR di Riau Bermasalah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    04 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    05 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    06 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved