Selasa, 10 Desember 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Kabut Melanda Riau, Lima Perusahaan Lalai Lahannya Terbakar Ini Dilaporkan ke Gubri
Kamis, 01-08-2019 - 10:34:25 WIB | Dibaca: 4148
Lima perusahaan lalai, terjadi kebakaran lahan. Penyebab kabut asap ini dilapor ke Gubri
TERKAIT:
 
  • Kabut Melanda Riau, Lima Perusahaan Lalai Lahannya Terbakar Ini Dilaporkan ke Gubri
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Tercatat lima perusahaan dinyatakan lalai menjaga areal konsesinya, karena terjadi Kebakaran lahan. Lima perusahaan itu dilaporkan ke Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar oleh Satgas Udara Karhutla.

    Demikian ini dipaparkan Kolonel Pnb Jajang di Pekanbaru, menjawab wartawan. Disebut Kepala Operasi Lanud Roesmin Nurjadin ini, dengan tujuan supaya diberikan peringatan. Itu sesuai Rapat Koordinasi Karhutla Riau di lokaso Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (27/7/19) kemarin.

    Terungkap hasil Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla Riau. Lima nama perusahaan yang dimaksud ditampilkan di layar secara terang tanpa penyebutanya inisial dari perusahaan. Antara lain PT Priatama Rupat (Surya Dumai Group) di Bengkalis, PT Jatim Jaya Perkasa di Teluk Bano II Pelalawan, dan PT Wahana Sawit Subur Indah di Siak bahkan, PT Seraya Sumber Lestari di Siak, juga PT Langgam Inti Hibrindo di Pelalawan.

    Jajang masuk dalam Satgas Udara Karhutla Riau, lahanya yang berjarak dua hingga lima kilometer dari konsesi masuk atas tanggung jawab perusahaan. Artinya, ketika terpantau titik panas sebagai indikasi kebakaran lahan, daerah perusahaan wajib memadamkannya. Pemadamanya tidak perlu meminta bantuan kepada Satgas Karhutla di Riau.

    "Perusahaan wajib melakukan penyekatan dan pemadamannya di konsesi, batasnya di bawah lima kilometer dari batas lahan," kata Jajang. Kelalaian lainnya, tambah Jajang, di antara lima perusahaan tadi tidak punya fire brigade. Sesuai aturanya setiap perusahaan harusnya sudah ada unit pemadaman cepat dan bertindak kalau ada Karhutla di konsesi.

    Yang jelas, kata Jajang, diketahui beberapa perusahaan besar di Riau itu sudah ada fire brigade. Tapi untuk lima perusahaan ini ada yang belum. Namun, tidak perlu disebutkan di sini. Hanya itu sudah dilaporkan ke pihak Komandan Satgas Karhutla, didalam hal ini Gubernur Riau. Dengan harapan ini kedepan ditindaklanjuti.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Kabut Melanda Riau, Lima Perusahaan Lalai Lahannya Terbakar Ini Dilaporkan ke Gubri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    04 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    05 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    06 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved