Selasa, 22 Oktober 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Bupati Bengkalis Amril dan Wali Kota Dumai Zul As Tersandung KPK, Ini Kata Pengamat
Rabu, 19-06-2019 - 15:01:13 WIB | Dibaca: 5192
Gedung KPK RI
TERKAIT:
 
  • Bupati Bengkalis Amril dan Wali Kota Dumai Zul As Tersandung KPK, Ini Kata Pengamat
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com- Provinsi Riau kembali tercoreng dengan setelah dua kepala daerah, yakni Bupati Amril dari Bengkalis dan Wali Kota Zul As di Dumai tersandung korupsi sebagai hal ditelaah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

    Terkait hal ini Pengamat Politik Riau, Dr Jupendri, penetapannya tersangka atas Walikota Dumai dan Bupati Bengkalis ini tidak begitu mengejutkan masyarakat di Provinsi Riau. "Sebab jauh hari itu sudah diketahui dengan adanya penggeledahan yang dilakukan KPK di kantor dan rumah dinas Kepala Daerah tersebut," sebutnya.

    Dr Jupendri sampaikan bagi masyarakat Riau, setuju dan mendukung KPK untuk tidak pandang bulu. Tetapi, diharapkan KPK mesti menangkap siapa saja yang melakukan tindak pidana korupsi.

    Selain itu penetapannya ini memberikan  pesan bagi masyarakat termasuk kepada Gubernur Riau, Syamsuar. Bahwa tingkat korupsi di Provinsi Riau ini masih tinggi, meskipun sudah banyak penjabat publik yang tersangkut pidana korupsi baik gubernur, bupati, anggota DPRD maupun jajaran birokrasi.

    Bahwa KPK tetap intens memantau atau mengawasi sejumlah penjabat publik di Provinsi Riau, meskipun sudah ada yang semacam ikrar dan disimbolkanya pada pembangunan tugu anti korupsi. Bahwa penetapan dua kepala daerah ini sebegai tersangka tentunya menunjukkan masih banyaknya oknum penjabat publik yang diragukan integritas dan kejujuran dalam laksanakan tugas dan tanggungjawab.

    "Oleh karenanya, Gubernur Riau harus pro aktif memberi, pertama pembinaan tidak hanya di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, namun juga kepada tiap Pemerintahan di kabupaten dan kota. Kedua tata kelola Pemerintahan yang baik (good governance) dan juga clean goverment harus dilakukan secara nyata dan substansial (tidak hanya sekedar formalitas administratif). Ketiga memberi dan menunjukkan sikap ketauladanan," ujarnya.

    Sebagai informasi KPK telah menetapkan Walikota Dumai Zul As jadi tersangka itu kasus dugaan gratifikasi dan suap dalam  anggarannya Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P ditahun 2017 dan APBN ditahun 2018 Kota Dumai. Sementara hal Bupati Bengkalis Amril Mukminin jadi tersangka atas dugaan penerimaan suap gratifikasi proyek multiyears dalam pembangunan jalan Duri-Sei Pakning.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Bengkalis Amril dan Wali Kota Dumai Zul As Tersandung KPK, Ini Kata Pengamat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Tanjungpinang Kian Marak, Warga: Merugikan Keuangan Negara
    06 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    07 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved