Rabu, 17 Juli 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Terdakwa dari Dispora Riau Ngaku Beri Fee Rp20 Juta pada Masnur Merupa Ketua Komisi E DPRD
Selasa, 14-05-2019 - 15:05:25 WIB | Dibaca: 2480
TERKAIT:
 
  • Terdakwa dari Dispora Riau Ngaku Beri Fee Rp20 Juta pada Masnur Merupa Ketua Komisi E DPRD
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com -Terdakwa korupsi sarana dan pra sarana Dispora Riau tahun 2016, Mislan, mengaku menyerahkan fee sebesar Rp20 juta kepada Ketua Komisi E DPRD Riau yang saat itu dijabat Masnur. Uang diberi, karena dirinya sering dimintai fee proyek tersebut.

    Hal ini diungkapkan terdakwa Mislan, ketika menanggapi keterangan saksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Selasa (14/5/19). Bahwa keterangan terdakwa, berawal ketika salah seorang saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum dari pihak kontraktor, Zulfahman, bahwa dirinya ada menyerahkan uang pinjaman kepada terdakwa Mislan.

    Ketika itu majelis hakim yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu SH, meminta tanggapan dari terdakwa Mislan dan terdakwa Abdul Haris atas keterangan para saksi. Terdakwa Mislan kemudian membenarkan bahwa dirinya ada meminjam uang dari Peri Parlin dan Zul Fahman. Namun uang tersebut menurutnya telah dikembalikan dan diserahkan bersama fee sebesar Rp20 juta kepada Ketua Komisi E DPRD Riau.

    Mendengar hal ini majelis hakim merasa bingung mengapa minjamnya kepada saksi (rekanan), sementara mengembalikannya kepada Ketua Komisi E DPRD. Lalu dijawab oleh terdakwa karena dirinya sering dimintai fee proyek tersebut oleh Ketua Komisi E DPRD Riau (saat itu dijabat Masnur).

    Lalu hakim menyatakan bahwa sebelumnya Ketua Komisi E DPRD Riau sudah didengar keterangannya di persidangan. Ketika itu,bersangkutan mengaku tidak ada menitipkan paket maupun kontraktor kepada terdakwa, tetapi tidak dibantah oleh terdakwa.

    Terdakwa Mislan kemudian kembali menegaskan bahwa benar Ketua Komisi E DPRD tersebut tidak ada menitipkan. "Benar tidak ada menitipkan pak, tapi dia minta-minta fee kepada saya," ujar Mislan dilansir bertuahpos.com.

    Sementara usai sidang, Mislan yang dicoba dikonfirmasi kembali mengenai pemberian fee kepada Ketua Komisi E DPRD tersebut, tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut, dengan alasan kerongkongan kering karena puasa.

    Sementara Ketia Komisi E DPRD Riau tahun 2016, Masnur, dimintai tanggapanya melalui seluler, belum bersedia memberi keterangan terkait namanya disebut-sebut meminta fee proyek sarana dan pra sarana Dispora Riau tahun 2016, sebagainana dipapar Mislan.


    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Terdakwa dari Dispora Riau Ngaku Beri Fee Rp20 Juta pada Masnur Merupa Ketua Komisi E DPRD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
    07 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved