Kamis, 23 Mei 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Pemalsuan SK Menhut untuk PT DSI, Mantan Bupati Siak Arwin ini Ditetapkan Jadi Tersangka
Senin, 06-05-2019 - 09:15:25 WIB | Dibaca: 1075
Arwin AS mantan Bupati Siak
TERKAIT:
 
  • Pemalsuan SK Menhut untuk PT DSI, Mantan Bupati Siak Arwin ini Ditetapkan Jadi Tersangka
  •  

    Pekanbaru, Medialaskar.com - Disinyalir ini ada keterlibatan dalam hal pemalsuan Surat Keputusan (SK) Menhut tentang perizinanya PT Duta Swakarya Indah (DSI) di Kabupaten Siak. Hal ini, juga mrnjerat nama Bupati Siak Arwin AS.

    Ditetapkannya sebagai tersangka, dalam hal pemalsuan SK Menhut ini, sesuai Kejaksaan
    Tinggi Riau telah menerima SPDP dari polisi. Memberi tahu akan status tersangka mantan Bupati Siak Arwin AS yang saat ini bersidang di Pengadilan Negeri (PN) Siak, terdakwanya Suratno Konadi, Direktur PT DSI dan Teten E mantan Kadis Kehutanan Pemkab Siak.

    Juga turut mengundang adanya tersangka lain yang ditetapkan penyidik Ditreskrimum Polda Riau. Tersangka lainnya turut terjerat perkara pemberian izin yang diduga palsu itu adalah Arwin AS mantan Bupati Siak periode 2001 hingga 2011. 

    Hal itupun diketahui setelah pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan yang dikirim pihak Polda Riau." Benar, SPDP atas nama Arwin AS dan kawan-kawan sudah kita terima," terang Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada wartawan.

    Dikatakan Muspidauan,terungkapnya Arwin AS  berstatus sebagai tersangka itu berawal saat mantan Bupti Siak menjadi saksi dalam pekara itu, di PN Siak, pada Kamis (2/5/19), kemarin. Selain itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Kejati Riau, menyidangkan perkara itu juga menyebutkan Arwin AS telah ditetapkan sebagai tersangka.

    "Pihaknya masih menunggu berkas perkara tersangka dari Polda Riau, untuk di teliti lebih lanjut," ungkap Muspidauan, seperti dilansir riauterkini.com.

    Untuk diketahui, perkara terdakwa Suratno dan Teten itu berdasarkan laporan pemilik lahan atas nama Jimmy. Dimana PT DSI mengaku dan mengklaim lahan kebun milik masyarakat yang dikelola PT Karya Dayun sebagai miliknya dengan menunjukkan Izin Pelepasan Kawasan Hutan (IPKH) Nomor 17/Kpts-II/1998 tanggal 6 Januari 1998.

    Setelah dilakukan penelitian terhadap surat tersebut pada Dictum Kesembilan disebut jika PT DSI tidak memanfaatkan kawasan hutan sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada dictum pertama dan atau menyalahgunakan pemanfaatannya dan atau tidak menyelesaikan pengurusan HGU dalam waktu 1 tahun sejak diterbitkannya keputusan itu, maka pelepasan kawasan hutan ini batal dengan sendirinya.Namun, PT DSI tidak memanfaatkan.

    Bahkan surat keputusan Menhut tersebut, digunakan untuk menerbitkan Izin Lokasi berdasarkan Surat Keputusan dari Bupati Siak Nomor 284/HK/KPTS/2006 tanggal 8 Desember 2006 dan Izin Usaha Perkebunan oleh Bupati Siak Nomor 57/HK/KPTS/2009 tertanggal 22 Januari 2009 untuk lahan seluas 8.000 hektare. Izin yang diberikan itu berada di atas lahan milik pelapor seluas 82 hektare yang terletak di Desa Dayun.

    **red/rul



     
    Berita Lainnya :
  • Pemalsuan SK Menhut untuk PT DSI, Mantan Bupati Siak Arwin ini Ditetapkan Jadi Tersangka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    07 Tanpa Pengawasan, Puluhan Kardus Rokok Diduga Ilegal Dibongkar di Jalan Coastal Area
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved