Sabtu, 15 Desember 2018
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Sidang Perdana Kasus Narkoba
Majelis Hakim Nilai Saksi Penyidik Tak Paham Isi BAP Tambahan
Selasa, 18-09-2018 - 20:19:09 WIB | Dibaca: 5992
Foto: Medialaskar/Rio Nugraha
TERKAIT:
 
  • Majelis Hakim Nilai Saksi Penyidik Tak Paham Isi BAP Tambahan
  •  

    Meranti- Medialaskar.com, Sidang perdana dakwaan terkait penangkapan 2 orang terdakwa penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu atas nama Apo (54) dan Andi (45 ) menimbulkan pertanyaan tengah masyarakat.

    Didalam fakta persidangan yang berlangsung kemaren Senin,(17/9/18) sore diruang Pengadilan Selatpanjang, majelis hakim dibuat kaget oleh keterangan saksi penyidik yang dihadirkan oleh JPU, pasalnya saksi tidak mengetahui isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan yang ditanda tangani oleh saksi sendiri.

    Sempat disinggung oleh hakim tentang produk hukum (BAP) tambahan yang keluar dengan tanda tangannya itu Ipda Wahyudi menjelaskan bahwa beliau hanya dikonfirmasi oleh Kasat Narkoba melalui telfon, karena disaat itu saksi sedang menjalani pendidikan diluar kota.

    Pasalnya Didalam BAP tambahan yang dibacakan oleh JPU tersebut terdakwa menjelaskan bahwa Apang membawa barang narkoba tersebut ke rumah terdakwa Apo untuk digunakan secara bersama-sama sedangkan Jhon hanya ikut memakai secara gratis.

    Majelis hakim yang diketuai oleh Zia ul jannah dan damping dua hakim anggota lainya yaitu Wimmi D Simarmata SH dan Aulia Fhatma Widhola SH.MH menanyakan keterlibatan Apang dan Jhon yang disebut-sebut oleh terdakwa seperti mana yang diketahui berada di lokasi serta ikut menggunakan narkoba dan meninggalkan lokasi sebelum penggeledahan terjadi.

    Dalam kesaksianya dipersidangan Ipda Rahmad wahyudi mengatakan bahwa Apang tersebut adalah Cepu atau mata-mata yang ditugaskan untuk menjerat Apo dan Andi, Sementara Jhon adalah kawan yang diminta tolong olehnya agar memberitahu kepada Apang ( cepu ) agar meninggalkan lokasi karna sebentar lagi akan dilakukan penggeledahan.

    Disinggung oleh Hakim ketua Zia ul jannah tentang Surat tugas atau legalitas Apang ( Cepu ) tersebut Saksi mengatakan bahwa non sipil tidak diperlukan surat tugas dan cepu tersebut adalah setingan Anggotanya dilapangan, sementara Jhon Adalah kawan saksi yang mengenalkan saksi kepada apang, jadi secara spontan dan menelfon jhon untuk meminta bantuanya agar memanggil Apang ( cepu ) keluar dari lokasi secepatnya.

    Diduga trik yang digunakan Satnarkoba meranti dalam penangkapan terdakwa Apo dan Andi ini sangat bertolak belakang dengan undang yang berlaku karena tidak ikut mengamankan Apang dan Jhon karena diduga melanggar Pasal 131 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dijelaskan tiga unsur, pertama unsur setiap orang, kedua unsur dengan sengaja dan yang ketiga tidak melaporkan adanya tindakan pidana narkotika.

    Jika memenuhi unsur pada pasal tersebut, yang bersangkutan dapat dikenakan pasal tersebut dengan ancaman hukuman sau tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 50 juta. Bersamaan dengan itu, jika yang bersangkutan terbukti positif, juga akan menjalani rehabilitasi.

    Sementara itu persidangan ditunda oleh ketua hakim mengingat kurangnya saksi didalam BAP yang dihadirkan serta tidak komplexnya informasi detil tentang gambaran kronolagis saksi-saksi penangkapan tersebut, serta sidang lanjutan berikutnya majelis Hakim meminta kepada jaksa penuntut umum agar koordinasi dengan penyidik kepolisiaan untuk menghadirkan sejumlah saksi seperti Jhon dan Apang.

    **Red/Rio Nugraha





     
    Berita Lainnya :
  • Majelis Hakim Nilai Saksi Penyidik Tak Paham Isi BAP Tambahan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    05 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
    06 Jenguk Korban Begal, Bupati Kuansing Minta Pelaku Dihukum Setimpal
    07 Tanpa Pengawasan, Puluhan Kardus Rokok Diduga Ilegal Dibongkar di Jalan Coastal Area
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved