Rabu, 17 Juli 2019
Galeri Foto | Advertorial
Follow Us ON :
 
   
Pilihan Editor ⋅ Foto ⋅ Most Popular
 
Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
Minggu, 07-07-2019 - 14:10:00 WIB | Dibaca: 91056
Foto: Medialaskar/Alias
TERKAIT:
 
  • Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
  •  

    Tanjungpinang, Medialaskar.com - Meski maraknya aktivitas peredaran rokok tanpa cukai di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) gencar diberitakan beberapa media, namun aktivitas tersebut tidak pernah berhenti, bahkan kian marak.

    Sayangnya, kondisi tersebut tidak mendapat perhatian dari aparat terkait seperti "tutup mata" khususnya Beacukai. Padahal peredarannya sudah jelas mengakibatkan kerugian negara dari bidang perpajakan atau cukai yang menjadi pendapatan negara.

    “Sekarang ini rokok ilegal tanpa cukai semakin meraja lela khususnya di Kota Tanjungpinang, bahkan semakin kencang. Padahal sudah kerap kali diberitakan beberapa media, namun peredarannya tetap berjalan mulus dan justru kian marak,” ungkap salah satu konsumen yang mengkomsumsi rokok khusus kawasan bebas ini, Tarmizi, warga Tanjungpinang saat berbincang dengan Medialaskar.com, Minggu (7/7/2019).

    Diduga, beredarnya rokok tanpa cukai yang dikenal dengan rokok kawasan khusus ini, keluar dari Batam kemudian masuk ke Tanjung pinang. Dan diduga kuat adanya permainan oknum aparat.

    “Kita lihat aja harga rokok tersebut semakin naik harganya. Yang anehnya, setiap minggu rokok ini naik harganya padahal kantor Beacukai tidak jauh jaraknya dari agen rokok ilegal tersebut,” ungkap Tamizi.

    Pantauan media ini di lapangan, sudah banyak jumlah dan jenis rokok tanpa cukai yang beredar bebas di Tanjungpinang padahal bukan merupakan kawasan FTZ. Berdasarkan aturan, rokok tanpa cukai, harusnya hanya beredar di kawasan bebas pajak alias kawasan Free Trade Zone (FTZ).

    Meski ada larangan untuk tidak diperjualbelikan di sembarang tempat di luar kawasan FTZ, namun sepertinya pihak terkait tidak melakukan pengawasan sehingga timbul praduga bahwa oknum ikut main mata.

    Padahal terkait rokok non cukai ini, larangan untuk tidak diperjualbelikan di luar kawasan FTZ tertuang dalam aturan Undang Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai sebagaimana yang telah diubah menjadi Undang Undang Nomor 39 tahun 2007.

    Larangan tersebut mencakup, setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk diperjualbelikan rokok yang tidak dikemas, rokok yang tidak dilekati pita cukai banderol palsu atau bekas atau yang bukan haknya dan tidak sesuai dengan peruntukannya dapat dikenakan sanksi berupa pidana penjara dan/atau pidana denda.

    Menurut Tarmizi, aktivitas peredaran rokok ini ini sudah merugikan konsumen karena setiap mingu harganya naik. Bahkan di supermarket harganya dari Rp7.000 sekarang sudah Rp10.000.

    “Ini yang menjadi tanda tanya terhadap Beacukai, kenapa tidak ambil tindakan, apakah mereka tidak tahu atau sengaja tidak mau tahu, karena peredaran rokok non cukai memang lancar diperjualbelikan di kota Tanjungpinang,” tambah Tarmizi.

    Ditambahkannya, tak ada lagi batasan-batasan wilayah untuk memasarkannya. Padahal, rokok tanpa Cukai itu seyogianya dipasarkan di kawasan Free Trade Zone (FTZ). Tapi yang terjadi justru pembiaran oleh pihak-pihak yang berkompeten dalam mengawasinya. “Lalu kemana institusi yang dibayar negara untuk mengawasinya,” kata Tarmizi.

    **red/alias



     
    Berita Lainnya :
  • Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Terpopuler +
    01 Terkesan Sepihak, Perusahaan Angkutan Ferry Naikkan Harga Tiket Hingga 80 Persen
    02 Lanal Tanjungbalai Karimun Musnahkan Hasil Tangkapan Mikol dan Rokok Ilegal
    03 Rokok “Kawasan Bebas” Marak Beredar di Karimun
    04 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Bea Cukai Tak Berkutik?
    05 Rokok Tanpa Cukai Beredar Bebas di Luar Kawasan FTZ
    06 Peredaran Rokok Ilegal di Kota Tanjungpinang Kian Marak, Aparat Terkait Tutup Mata?
    07 Rokok Berbagai Merek Tanpa Label Resmi Beredar di Kota Tanjungpinang
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 MediaLaskar.com | Gerbang Informasi Anak Negeri, all rights reserved